Selasa, 28 Juli 2026

Police Go To School: Polres Mojokerto Kota Tanamkan Disiplin dan Kesadaran Kamtibmas Kepada Pelajar

 KOTA MOJOKERTO – Komitmen Polres Mojokerto Kota Polda Jawa Timur dalam membangun karakter generasi muda yang disiplin, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus diwujudkan melalui program Police Go to School. 



Kegiatan yang menjadi agenda rutin setiap hari Senin ini dilaksanakan dengan menghadirkan Kapolres Mojokerto Kota, Waka Polres Mojokerto Kota, Pejabat Utama (PJU) Polres Mojokerto Kota maupun para Kapolsek jajaran sebagai pembina upacara di sekolah.


Kasi Humas Polres Mojokerto Kota, Iptu Suhartanto mengatakan, sesuai arahan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, program ini merupakan implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis melalui edukasi kepada pelajar. 


"Kehadiran personel Polri di lingkungan sekolah diharapkan mampu mempererat sinergi dengan dunia pendidikan sekaligus membangun kesadaran hukum dan budaya tertib sejak usia dini, " ujar Iptu Suhartanto, Selasa (28/7/2026).


Kasi Humas Polres Mojokerto Kota menambahkan, dalam kegiatan Police Go to School, Polres Mojokerto Kota mengajak seluruh peserta didik untuk menjadi pelajar yang disiplin, berprestasi dan memiliki karakter yang kuat sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. 


Ia menegaskan pentingnya menjauhi segala bentuk penyalahgunaan minuman keras dan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.


Selain itu, para pelajar juga diimbau agar menghindari pergaulan bebas, bijak dalam bermedia sosial dengan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi (hoaks), serta senantiasa mematuhi tata tertib sekolah sebagai bentuk tanggung jawab dan kedisiplinan.


"Kami juga mengingatkan kepada para pelajar bahwa landasan utama dalam kehidupan adalah ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, seluruh siswa diharapkan senantiasa melaksanakan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing," jelas Iptu Suhartanto.


Kegiatan tersebut mendapat apresiasi positif dari Kepala SMA Negeri 1 Dawarblandong, Edy Sucahyono, S.Psi., S.Pd., M.A.P. 


Menurutnya, program Police Go to School yang digagas Polres Mojokerto Kota Polda Jatim merupakan langkah strategis dalam membangun karakter pelajar melalui kolaborasi antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan.


"Kami sangat senang dan antusias dengan adanya program Police Go to School yang digagas Polres Mojokerto Kota dengan melibatkan Polsek jajaran. Kehadiran anggota Polri sebagai pembina upacara sekaligus memberikan edukasi kamtibmas sangat bermanfaat bagi peserta didik," ungkap Edy Sucahyono.


Ia mengatakan, materi yang disampaikan oleh Polri relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, sehingga menjadi bekal penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan kesadaran hukum para siswa. 


Melalui edukasi yang berkesinambungan, Polres Mojokerto Kota berharap dapat mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, bebas dari kenakalan remaja, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif. (khan007)

Kapolda Jatim Pimpin Sertijab PJU dan Kapolres, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Pelayanan Presisi

 SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Pejabat Utama (PJU) dan sejumlah Kapolres jajaran Polda Jawa Timur di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Selasa (28/7/2026).



Serah terima jabatan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta penguatan kinerja institusi guna meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Dalam amanatnya, Kapolda Jawa Timur menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas di lingkungan Polda Jawa Timur.


Kapolda juga mengucapkan selamat kepada para pejabat yang menerima amanah jabatan baru. Ia berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat segera beradaptasi dengan lingkungan tugas yang baru, melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik, serta menghadirkan inovasi dan terobosan positif untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


"Mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang bertujuan untuk memperkuat pembinaan karier, meningkatkan profesionalisme, serta menjawab tantangan tugas yang terus berkembang. Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik hari ini dapat segera menyesuaikan diri, melanjutkan program-program yang telah berjalan, dan terus menghadirkan inovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Irjen Pol. Nanang Avianto.


Kapolda Jatim menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas Kepolisian tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh soliditas, sinergi, dan kolaborasi seluruh personel dalam mewujudkan Polri yang Presisi serta semakin dipercaya masyarakat.


Adapun pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan pada kesempatan tersebut meliputi Pejabat Utama Polda Jawa Timur dan sejumlah Kapolres jajaran, yaitu:


1. Karo Ops Polda Jatim Brigjen Pol. Nurhandono diangkat dalam jabatan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. II Lemdiklat Polri. Jabatan Karo Ops Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Joni Iskandar yang sebelumnya menjabat Kabidpengsos Sespim Lemdiklat Polri.


2. Dirreskrimum Polda Jatim Brigjen Pol. Widi Atmoko diangkat dalam jabatan baru sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tk. II Bareskrim Polri. Jabatan Dirreskrimum Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Roy HM Sihombing yang sebelumnya menjabat Dirreskrimsus Polda Jatim.


3. Jabatan Dirreskrimsus Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Dodi Ruyatman yang sebelumnya bertugas sebagai Dirreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara.


4. Dirlantas Polda Jatim Brigjen Pol. Iwan Saktiadi diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakapolda Banten. Jabatan Dirlantas Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Rahmat Hakim yang sebelumnya menjabat Kapusdiklantas Lemdiklat Polri.


5. Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol. Sih Harno diangkat dalam jabatan baru sebagai Karo Ops Polda Papua. Jabatan Karo SDM Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Heru Budu Prasetyo yang sebelumnya menjabat Kabagjiansis Rojianstra SSDM Polri.


6. Dansat Brimob Polda Jatim Kombes Pol. Suryo Sudarmadi diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagops Rorenminops Korbrimob Polri. Jabatan Dansat Brimob Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Yanto Dwi Nugroho yang sebelumnya menjabat Dansat Brimob Polda NTB.


7. Kabidkum Polda Jatim Kombes Pol. Sugeng Riyadi diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagren Rorenmin Baintelkam Polri. Jabatan Kabidkum Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Taufan Dirgantoro yang sebelumnya menjabat Anjak Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri.


8. Kombes Pol. dr. Elyani diangkat sebagai Karumkit Bhayangkara Tk. II Kediri Biddokkes Polda Jatim. Sebelumnya yang bersangkutan bertugas sebagai Tenaga Dokkes Investigasi Kepolisian Madya Tk. III Pusdokkes Polri.


9. Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Putu Kholis Aryana diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Metro Bekasi Kota Polda Metro Jaya. Jabatan Kapolresta Malang Kota selanjutnya dijabat Kombes Pol. Danang Setiyo Pambudi yang sebelumnya menjabat Wadirreskrimum Polda Metro Jaya.


10. Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdianto diangkat dalam jabatan baru sebagai Sekretaris Pribadi Kapolri. Jabatan Kapolres Malang selanjutnya dijabat AKBP Rulian Syauri yang sebelumnya menjabat Kasubbagbungkol Spripim Polri.


11. Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman diangkat dalam jabatan baru sebagai Wadirlantas Polda Metro Jaya. Jabatan Kapolres Lamongan selanjutnya dijabat AKBP Adhytiawarman Gautama Putra yang sebelumnya menjabat Kasubbidpaminal Bidpropam Polda Jatim.


12. Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto diangkat sebagai Wadirres PPA dan PPO Polda Jatim. Jabatan Kapolres Pamekasan selanjutnya dijabat AKBP Wahyu Hidayat yang sebelumnya menjabat Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak.


13. Jabatan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak selanjutnya dijabat AKBP Irwan Kurniawan yang sebelumnya menjabat Kasubdit 3 Ditressiber Polda Jatim.


14. Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakapolresta Malang Kota Polda Jatim. Jabatannya digantikan AKBP Riki Yariandi yang sebelumnya menjabat Kapolres Pekalongan Kota Polda Jateng.


15. Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim. Jabatannya digantikan AKBP Ridwan Maliki yang sebelumnya menjabat Kapolres Trenggalek.


16. Kapolres Trenggalek kini dijabat AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya yang sebelumnya menjabat Kasubbaglahtalek Baginfopers Robinkar SSDM Polri.


17. Kapolres Blitar AKBP Rivanda diangkat dalam jabatan baru sebagai Wadirpamobvit Polda Metro Jaya. Jabatannya digantikan AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution yang sebelumnya menjabat Sekpri Wakapolri Spripim Polri.


18. Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagbinkar Ro SDM Polda Jateng. Jabatannya digantikan AKBP M. Wahyudin Latif yang sebelumnya menjabat Kapolres Probolinggo.


19. Jabatan Kapolres Probolinggo kini diemban AKBP Asmida Rizki Siregar yang sebelumnya menjabat Kasubdit 1 Ditintelkam Polda Jatim.


20. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubbagopsnal Dittipidnarkoba Bareskrim Polri. Jabatannya digantikan AKBP Arif Ardiansyah Prasetyo yang sebelumnya menjabat Penyidik Madya Ditreskrimum Polda Jambi.


21. Kapolres Tulungagung AKBP Ihram Kustarto diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubbagssusdagri Baggassus Robinkar SSDM Polri. Jabatannya digantikan AKBP Wiwin Junianto Supriyadi yang sebelumnya menjabat Kapolres Madiun Kota.


22. Jabatan Kapolres Madiun Kota kini diemban AKBP Rizki Pratama Wida yang sebelumnya menjabat Assesor Madya Bagpenkompeten Robinkar SSDM Polri.


23. Kapolres Jember AKBP Bobby Adimas Candra Putra diangkat dalam jabatan baru sebagai Kanit 3 Satresmob Bareskrim Polri. Jabatannya digantikam AKBP Alaiddin yang sebelumnya menjabat Kapolres Tuban.


24. Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubbaglekdikbangum Baglekdik Rodalpers SSDM Polri. Jabatannya digantikan AKBP Kresno Wisnu Putranto yang sebelumnya menjabat Kasubbagsumda Bagrenmin Divpropam Polri.


25. Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakapolresta Karawang Polda Jabar. Jabatannya digantikan AKBP Yenny Diarty yang sebelumnya menjabat Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sumsel.


26. Kapolres Sampang AKBP Hartono diangkat dalam jabatan baru sebagai Dirtahti Polda Jatim. Jabatannya digantikan AKBP Anang Hardiyanto yang sebelumnya menjabat Kapolres Sumenep.


Menutup amanatnya, Kapolda Jawa Timur menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan mekanisme pembinaan sumber daya manusia di lingkungan Polri yang bertujuan menjaga regenerasi kepemimpinan, memperkuat organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum kepada masyarakat.


"Saya yakin seluruh pejabat yang dilantik hari ini akan mampu menjalankan amanah dengan profesional, loyal, penuh integritas, serta senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas," pungkas Irjen Pol. Nanang Avianto.

Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Kecamatan Kalidawir monitoring tanaman jagung di lahan pertanian desa binaan.

 Tulungagung - Menindaklanjuti petunjuk dan arahan pimpinan selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim yang terus menginstruksikan jajaran Bhabinkamtibmas untuk aktif mendukung program ketahanan pangan nasional di wilayah desa binaannya masing-masing.





Sebagai tindak lanjut arahan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Kec. Kalidawir Kab. Tulungagung, melaksanakan kegiatan monitoring  tamanan jagung milik warga desa binaannya pada hari Selasa tanggal 28 Juli 2026 bertempat di Desa Tanjung Dusun Tanjung Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung di tanah milik warga 


Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Brigadir Wisnu Rindang M. melakukan monitoring sekaligus memberikan motivasi kepada warga agar tetap semangat dalam mengembangkan sektor pertanian di desa binaan waktu sambang tatap muka didesa  khususnya komoditas jagung sebagai salah satu komoditas strategis penunjang ketahanan pangan.


Kegiatan pendampingan Penanaman jagung ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, namun juga mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturrahmi dan sinergitas antara Polri dengan masyarakat, khususnya kelompok tani dan para petani di wilayah Desa Tanjung Dusun Tanjung Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung, Dengan pendekatan humanis yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas, diharapkan masyarakat semakin merasakan kehadiran Polri yang selalu siap membantu dan mendukung kegiatan positif masyarakat.


Melalui kegiatan pendampingan Penanaman jagung tersebut, diharapkan hasil pertanian masyarakat dapat terus meningkat baik dari segi kualitas maupun kuantitas, sehingga mampu memberikan kontribusi positif terhadap ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tulungagung.


@divisihumaspolri 

@humaspoldajatim 

@ssdmpolri 


#astacita #swasembadapangan #ketahananpangan #ketahananpanganpoldajatim

 #polripresisi #polisiindonesia #ssdmpolri #divhumaspolri #birosdmpoldajatim #bidhumaspoldajatim #ketahananpanganpolrestulungagung #polrestulungagung #tulungagung

Polda Jatim Gelar Latkatpuan Fotografi dan Videografi, Tingkatkan Kompetensi Personel di Era Digital

 SURABAYA – Bidang Humas (Bidhumas) Polda Jawa Timur menggelar pelatihan peningkatan kemampuan (Latkatpuan) fotografi dan videografi di Surabaya. Selasa (28/7/2026)



Pelatihan tersebut diikuti personel Bidhumas Polda Jatim, Sihumas Polres jajaran, serta personel satuan kerja Polda Jatim guna memperkuat kualitas dokumentasi dan publikasi kehumasan Polri.


Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast, S.I.K., Kasubbid PID Bidhumas Polda Jatim AKBP Gunawan Wibosono mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia personel Humas Polri dan PPID satker Polda Jatim agar mampu menghasilkan produk jurnalistik yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.


Menurut AKBP Gunawan, perkembangan teknologi informasi dan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang cepat membuat Humas Polri harus terus meningkatkan kompetensi. 


"Dokumentasi visual kini menjadi salah satu instrumen penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri," kata AKBP Gunawan.


Melalui pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi teknik fotografi jurnalistik, videografi, komposisi gambar, pencahayaan, pengambilan momen bernilai berita, hingga proses produksi konten digital yang efektif untuk berbagai platform media.


AKBP Gunawan menjelaskan pelatihan difokuskan pada tiga sasaran utama, yakni meningkatkan kemampuan fotografi dan videografi jurnalistik personel Humas, menyamakan standar kualitas dokumentasi di seluruh jajaran Polda Jatim, serta menghasilkan konten digital yang kreatif, humanis, dan informatif.


“Kami ingin seluruh personel Humas memiliki standar yang sama dalam menghasilkan foto dan video jurnalistik yang berkualitas, informatif, dan memiliki nilai berita sehingga publik memperoleh informasi yang utuh mengenai berbagai kegiatan Polri,”kata AKBP Gunawan.


Selain peningkatan kemampuan teknis, peserta juga dibekali manajemen peliputan di lapangan, mulai dari persiapan sebelum kegiatan, pemilihan sudut pengambilan gambar, hingga percepatan alur pengiriman file kepada tim editor agar produk kehumasan dapat dipublikasikan secara cepat tanpa mengurangi kualitas.


“Kecepatan menjadi salah satu kunci dalam publikasi. Dokumentasi yang baik harus segera diproses dan dipublikasikan agar informasi tetap aktual dan dapat diterima masyarakat pada waktu yang tepat,” tegas AKBP Gunawan.


Ia menambahkan, kemampuan personel Humas tidak hanya diukur dari kualitas visual yang dihasilkan, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan narasi yang objektif, humanis, dan mampu menggambarkan kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengayoman kepada masyarakat.


Melalui pelatihan tersebut, Bidhumas Polda Jatim berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam setiap peliputan kegiatan kepolisian sehingga menghasilkan produk kehumasan yang lebih profesional, modern, dan berkualitas sebagai wujud dukungan terhadap transformasi Polri Presisi. (khan007)

Polres Mojokerto Resmi Alihkan Pelayanan SKCK Menjadi Full Online Melalui POLRI SuperApp

 MOJOKERTO – Menindaklanjuti Surat Telegram Kapolri Nomor: STR/1469/VI/YAN.2.3./2026 tertanggal 15 Juni 2026 terkait implementasi Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 1 Tahun 2026, Polres Mojokerto Polda Jatim  resmi mengumumkan transisi total mekanisme pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). 



Pelayanan yang semula memadukan metode luring (offline) dan daring (online), kini sepenuhnya dialihkan menjadi sistem Full Online.


Langkah strategis ini diambil sebagai wujud komitmen Polri dalam memotong birokrasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, transparan, dan akuntabel bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah hukum Polres Mojokerto.


Melalui kebijakan baru ini seluruh proses permohonan SKCK, mulai dari pendaftaran, pengunggahan dokumen persyaratan, hingga pembayaran PNBP kini dilakukan secara mandiri oleh pemohon melalui aplikasi POLRI SuperApp (tersedia di Google Play Store dan App Store). 


Setelah dokumen terverifikasi oleh sistem, pemohon cukup datang ke lokasi pelayanan dengan menunjukkan bukti transfer dan bukti pendaftaran online untuk mengambil fisik SKCK.


Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Mojokerto Ipda Suyanto mengatakan, saat ini, pelayanan SKCK Full Online masih dipusatkan di Mapolres Mojokerto. 


Namun demikian, Polres Mojokerto Polda Jatim juga tengah mempersiapkan perluasan jangkauan layanan ke tingkat sektor. 


"Kedepannya, layanan ini akan diaktivasi di 4 (empat) Polsek jajaran, yaitu Polsek Ngoro, Polsek Kutorejo, Polsek Mojosari, dan Polsek Trowulan, yang saat ini sedang menunggu proses integrasi perangkat lunak oleh Baintelkam Polri," kata Ipda Suyanto, Selasa (28/7/2026).


Polres Mojokerto Polda Jatim juga akan menarik seluruh blangko administrasi SKCK lama yang dijadwalkan berlangsung serentak pada 31 Juli 2026.


Kasi Humas Polres Mojokerto mengimbau kepada seluruh warga Kabupaten Mojokerto untuk mulai mengunduh aplikasi POLRI SuperApp dan memanfaatkan inovasi digital ini demi efisiensi waktu, biaya, serta kenyamanan bersama dalam pengurusan dokumen administratif kepolisian. (khan007)

Bulutangkis Kapolri Cup 2026 Resmi Dibuka, Diikuti 1.219 Peserta dari Kategori Umum, Polri, dan Difabel

 Jakarta – Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026 resmi dibuka di GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Senin (27/7). Turnamen yang menjadi rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini mengusung tema “Membangun Prestasi untuk Negeri” sebagai wujud semangat “Polri untuk Masyarakat” melalui pembinaan olahraga yang inklusif dan berprestasi.



Dalam keterangannya, Irjen Pol. Mardiyono selaku ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026 diselenggarakan di tiga lokasi, yakni GOR Universitas Negeri Jakarta, GOR Duren Sawit, dan GOR Kecamatan Pondok Bambu. Pembukaan dan penutupan dipusatkan di GOR UNJ, sementara pertandingan berlangsung di ketiga venue tersebut pada 27 Juli hingga 1 Agustus 2026.


“Bulutangkis Kapolri Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah membangun sportivitas, kebersamaan, dan mempererat sinergi antara Polri dengan masyarakat serta berbagai stakeholder lainnya,” ujar Irjen Pol. Mardiyono.


Ia menjelaskan, turnamen tahun ini diikuti sebanyak 1.219 peserta, terdiri dari 591 peserta kategori umum, 558 peserta kategori Polri, dan 70 peserta kategori difabel. Kategori yang dipertandingkan meliputi U-15 Pemula, U-17 Remaja, U-19 Taruna, kategori Polri, serta kategori difabel dengan pembagian berdasarkan klasifikasi disabilitas guna menjamin kompetisi yang adil dan setara.


Menurutnya, penyelenggaraan kejuaraan merupakan hasil kolaborasi Polri bersama PBSI dalam mendukung pembinaan olahraga nasional sekaligus menggandeng NPCI sebagai bentuk komitmen menghadirkan olahraga yang inklusif bagi atlet penyandang disabilitas.


“Harapannya, Bulutangkis Kapolri Cup 2026 tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat pembinaan olahraga, menumbuhkan sportivitas, dan mempererat hubungan Polri dengan masyarakat. Ini menjadi bagian dari semangat Polri Untuk Masyarakat,” ungkapnya.


Sementara itu, Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagdja mengapresiasi konsistensi Polri dalam mendukung pembinaan atlet bulutangkis melalui penyelenggaraan kejuaraan yang masuk dalam kalender resmi PBSI tahun 2026.


“Kami berterima kasih kepada institusi Polri atas komitmennya menyelenggarakan kejuaraan ini. Atlet-atlet yang tampil di kategori pembinaan akan kami pantau sebagai calon atlet potensial untuk mengikuti seleksi nasional hingga pemusatan latihan nasional,” kata Ricky.


Di sisi lain, Ketua Umum NPCI Provinsi DKI Jakarta Yasin Onasie menyampaikan apresiasi atas keterlibatan atlet difabel dalam Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026.


“Terima kasih kepada Kapolri dan PBSI yang telah melibatkan NPCI untuk pertama kalinya. Ini merupakan wujud bahwa atlet penyandang disabilitas juga diberikan ruang untuk berkarya dan berprestasi bagi negeri,” ujarnya.


Selain memperebutkan gelar juara, para pemenang akan memperoleh sertifikat, medali, piala, serta uang pembinaan. Kejuaraan juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya Polri mendekatkan diri kepada masyarakat melalui olahraga dan pembinaan generasi muda.

Satgas Pangan Polri Perkuat Swasembada Bawang Putih, Lahan Tanam di Sembalun Capai 534 Hektare

 Lombok Timur – Satgas Pangan Polri terus memperkuat upaya mendukung program swasembada pangan nasional melalui pengembangan budidaya bawang putih di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pada Minggu (26/7/2026), Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf melakukan kunjungan ke Kelompok Tani Pusuk Pujata untuk memberikan dukungan secara langsung terhadap pengembangan varietas dan peningkatan produksi bawang putih nasional.



Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang sejak dilantik pada Oktober 2024 menetapkan swasembada pangan sebagai target nasional pada berbagai komoditas bahan pokok penting. Menyikapi kebijakan tersebut, Satgas Pangan Polri mengambil langkah strategis dengan mengembangkan budidaya bawang putih sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.


Saat menjabat sebagai Kasatgas Pangan Polri, Irjen Pol. Helfi Assegaf menginisiasi kerja sama penanaman bawang putih bersama Kelompok Tani Pusuk Pujata di Kecamatan Sembalun. Program yang dimulai pada 2025 dengan lahan seluas 15 hektare tersebut terus berkembang secara signifikan. Hingga Juli 2026, luas pertanaman bawang putih telah mencapai 534 hektare dengan varietas Sangga Sembalun dan Lumbu Putih yang memiliki produktivitas rata-rata 20–25 ton per hektare.


Pada Juli 2026, Satgas Pangan Polri juga melaksanakan panen raya di lahan seluas 105 hektare. Hingga saat ini, progres panen telah mencapai 76 persen atau sekitar 73,5 hektare dengan total produksi sebanyak 1.470 ton. Seluruh hasil panen kemudian diproses melalui dua lantai jemur utama serta sejumlah lantai jemur milik mitra Kelompok Tani Pusuk Pujata untuk menjaga kualitas hasil produksi.


Kapolda Lampung selaku Kasatgas Pangan Daerah, Irjen Pol. Helfi Assegaf, mengatakan keberhasilan pengembangan bawang putih di Sembalun menjadi bukti nyata sinergi antara Polri dan para petani dalam mendukung program swasembada pangan nasional.


“Arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia mampu mewujudkan swasembada pangan menjadi semangat kami untuk terus bergerak. Di tengah dinamika geopolitik dunia yang penuh tantangan, ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi ketahanan bangsa. Karena itu, Satgas Pangan Polri bersama Kelompok Tani Pusuk Pujata terus meningkatkan luas tanam, produktivitas, dan kualitas bawang putih agar Indonesia semakin mandiri dan tidak bergantung pada impor,” ujar Irjen Pol. Helfi Assegaf.


Ia menambahkan, Satgas Pangan Polri bersama Kelompok Tani Pusuk Pujata akan terus memperkuat inovasi di sektor pertanian. Dalam waktu dekat, akan diperkenalkan varietas baru hasil uji genetik bernama HAAS yang memiliki keunggulan dapat ditanam di berbagai ketinggian, lebih adaptif, serta menghasilkan umbi yang lebih besar dibandingkan varietas sebelumnya.


“Varietas HAAS diharapkan menjadi terobosan baru dalam meningkatkan produktivitas bawang putih nasional. Dengan inovasi ini, kami optimistis pengembangan bawang putih dapat menjangkau lebih banyak wilayah di Indonesia dan semakin memperkuat kemandirian pangan nasional,” tutup Irjen Pol. Helfi Assegaf.

Senin, 27 Juli 2026

Dukung Pariwisata Polres Magetan Turut Ambil Bagian Trail Run Ring of Lawu 2026

 MAGETAN – Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M., turut ambil bagian dalam ajang bergengsi Siksorogo Trail Run Ring of Lawu 2026 yang digelar pada Minggu (26/7/2026).



Event trail run berskala internasional tersebut berlangsung selama 25–26 Juli 2026 dengan mempertandingkan empat kategori, yakni 5K, 10K, 21K, dan Ultra Marathon 100K. 


Khusus kategori ultra marathon, para peserta menempuh rute mengelilingi Gunung Lawu yang melintasi wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur, termasuk melewati sejumlah kawasan di Kabupaten Magetan dengan titik start dan finish di Wonderpark Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.


Selain mengikuti perlombaan, Kapolres Magetan juga memimpin langsung tim runner dari Polres Magetan Polda Jawa Timur yang turut berpartisipasi memeriahkan event tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga sekaligus promosi wisata daerah.


Kapolres Magetan mengatakan bahwa keikutsertaan Polres Magetan Polda Jatim dalam event tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan positif masyarakat sekaligus komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik.


Di sisi lain, Polres Magetan Polda Jatim juga menerjunkan personel untuk melaksanakan pengamanan sepanjang jalur yang dilalui para pelari di wilayah Kabupaten Magetan. 


"Pengamanan dilakukan bersama instansi terkait guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar,"ujar AKBP Erik, Minggu (26/7/20


Personel ditempatkan pada titik-titik strategis, persimpangan jalan, serta kawasan yang menjadi lintasan peserta guna memberikan rasa aman sekaligus membantu kelancaran arus lalu lintas selama pelaksanaan kegiatan.


"Kehadiran kami tidak hanya sebagai peserta yang ikut memeriahkan kegiatan, tetapi juga memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh runner maupun masyarakat," ujar AKBP Erik.


Menurutnya, kegiatan olahraga seperti trail run memiliki dampak positif yang besar bagi daerah karena mampu memperkenalkan potensi wisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.


Ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia bahkan mancanegara hadir dan menikmati keindahan alam Ring of Lawu, termasuk pesona Kabupaten Magetan Jawa Timur.


"Kami berharap event seperti ini terus berkembang karena mampu memperkenalkan Magetan ke dunia luar serta memberikan manfaat bagi sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat," pungkas AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa. (khan007) 

Bongkar 96 Kasus BBM Ilegal Sepanjang 2026, Kapolda Sumsel Hadirkan Solusi Gakkum dan Ekonomi Legal

 ​PALEMBANG — Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan menggelar konferensi pers berskala besar terkait pengungkapan kasus kejahatan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal sepanjang Januari hingga Juli 2026. Berlokasi di UPPKB Kertapati (Terminal Timbangan Kramasan), Palembang, Senin (27/7/2026), Polda Sumsel membeberkan keberhasilannya menyelamatkan lebih dari 1,26 juta liter minyak bumi ilegal dari tangan mafia migas.



​Acara ini dihadiri oleh perwakilan Kodam II/Sriwijaya, Kejati, Pengadilan Tinggi, SKK Migas, serta Pertamina. Kapolda Sumsel menegaskan bahwa penindakan ini sejalan dengan upaya mendukung Ketahanan Energi Nasional yang dicanangkan Presiden, dengan pendekatan ganda: ketegasan hukum dan solusi ekonomi.


​"Ini menjadi solusi nyata bahwa yang tadinya ilegal kini bisa menjadi legal. Sesuai Permen 14 Tahun 2025, sumur rakyat dan sumur tua saat ini sudah diizinkan untuk dikelola oleh masyarakat melalui wadah Koperasi, BUMD, maupun UMKM. Syarat utamanya hanya satu, sumur tersebut harus diverifikasi oleh SKK Migas dan hasilnya disalurkan resmi ke Pertamina," jelas Kapolda.


​Namun bagi yang menolak solusi tersebut, Kapolda memastikan aparat tidak akan segan bertindak. Melengkapi ketegasan tersebut, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumsel memaparkan rincian fantastis hasil tangkapan jajarannya bersama jajaran Polres se-Sumsel.


​"Secara keseluruhan, kami telah menangani 96 Laporan Polisi (LP). Dari total tersebut, kami berhasil mengamankan 129 orang tersangka. Adapun total barang bukti bahan bakar minyak ilegal yang berhasil disita mencapai angka 1.261.864 liter," ungkap Dirreskrimsus. Dari 96 perkara tersebut, 26 kasus sudah berstatus P21, 24 kasus Tahap II, dan sisanya masih dalam proses penyidikan hukum secara intensif.


​Terkait sarana kejahatan, Dirreskrimsus merinci deretan barang bukti yang disita. "Barang bukti kendaraan yang kami hadirkan di hadapan rekan-rekan media hari ini berjumlah 50 unit. Rinciannya terdiri dari 9 unit kendaraan roda empat (R4), 25 unit roda enam (R6), dan 16 unit truk tronton roda sepuluh (R10)" tambahnya.


​Dirreskrimsus juga menyoroti kejahatan illegal refinery (penyulingan ilegal) yang merusak lingkungan. Terdapat 11 kasus illegal refinery dengan 13 tersangka dan barang bukti 125.320 liter minyak. Bahkan, beberapa penggerebekan di Musi Banyuasin diwarnai dengan hangusnya 4 unit kendaraan pelaku di lokasi penyulingan.

Deretan puluhan truk sitaan dan jutaan liter BBM yang berhasil diselamatkan ini bukanlah sekadar deretan angka statistik semata, melainkan bukti nyata kehadiran negara dalam memotong urat nadi kejahatan ekonomi. Di bawah terik matahari yang menyengat, keringat para personel Polda Sumatera Selatan menjadi saksi bisu atas komitmen tanpa kompromi institusi Polri. Bahwa di Bumi Sriwijaya, tidak ada sejengkal ruang pun yang tersisa bagi para mafia migas dan perusak lingkungan untuk mencari celah keuntungan di atas penderitaan rakyat dan kerugian negara.

Minggu, 26 Juli 2026

Bhabinkamtibmas Desa Bukur Kecamatan Sembergempol melaksanakan Kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan pertanian desa binaan.

 Tulungagung - Menindaklanjuti petunjuk dan arahan pimpinan selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim yang terus menginstruksikan jajaran Bhabinkamtibmas polres tulungagung untuk aktif mendukung program ketahanan pangan nasional di wilayah desa binaannya masing-masing.




Sebagai tindak lanjut arahan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Bukur Kec. Sumbergempol Kab. Tulungagung, melaksanakan kegiatan monitoring  tananan jagung milik warga desa binaannya pada hari minggu tanggal 26 Juli 2026 bertempat di Desa Bukur Kecamatan Sembergempol Kabupaten Tulungagung di tanah milik warga 


Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Bripka Fery Eko melakukan monitoring sekaligus memberikan motivasi kepada warga agar tetap semangat dalam mengembangkan sektor pertanian di desa binaan waktu sambang tatap muka didesa  khususnya komoditas jagung sebagai salah satu komoditas strategis penunjang ketahanan pangan.


Kegiatan pendampingan Penanaman jagung ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, namun juga mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturrahmi dan sinergitas antara Polri dengan masyarakat, khususnya kelompok tani dan para petani di wilayah Desa Bukur Kecamatan Sembergempol Kabupaten Tulungagung, Dengan pendekatan humanis yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas, diharapkan masyarakat semakin merasakan kehadiran Polri yang selalu siap membantu dan mendukung kegiatan positif masyarakat.


Melalui kegiatan pendampingan Penanaman jagung tersebut, diharapkan hasil pertanian masyarakat dapat terus meningkat baik dari segi kualitas maupun kuantitas, sehingga mampu memberikan kontribusi positif terhadap ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tulungagung.


@divisihumaspolri 

@humaspoldajatim 

@ssdmpolri 


#astacita #swasembadapangan #ketahananpangan #ketahananpanganpoldajatim #polripresisi #polisiindonesia #ssdmpolri #divhumaspolri #birosdmpoldajatim #bidhumaspoldajatim #ketahananpanganpolrestulungagung #polrestulungagung #tulungagung

Polres Lamongan Ungkap Kasus Pencurian Kotak Amal Masjid, Tersangka Residivis Diamankan

 LAMONGAN - Polres Lamongan Polda Jatim melalui Polsek Karanggeneng berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian uang kotak amal di salah satu Masjid di Dusun Ngembet, Desa Banjarmadu, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan.



Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid, S.Pd mengatakan dari hasil ungkap, Polsek Karanggeneng mengamankan seorang tersangka berinisial YS (42), warga Sukomulyo Lamongan pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 14.20 WIB.


Menurut Ipda M. Hamzaid, S.Pd pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang segera ditindaklanjuti Kapolsek Karanggeneng Iptu Sofian Ali, S.H. bersama anggotanya untuk melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengankan tersangka.


Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka diduga melakukan pencurian uang kotak amal menggunakan modus memancing uang dengan alat sederhana berupa lidi sapu yang diberi perekat (pulut).


"Hasil pemeriksaan tersangka diketahui merupakan residivis pencurian kotak amal dan Pencurian Kendaraan Bermotor, " jelas Ipda Hamzaid, Sabtu (25/7/2026).


Dari tangan pelaku, petugas menyita barang bukti berupa satu buah lidi patah yang terdapat perekat, uang tunai hasil pencurian sebesar Rp.394.000 yang terdiri dari 17 lembar pecahan Rp20.000, satu lembar pecahan Rp50.000, dan dua lembar pecahan Rp2.000, serta satu unit sepeda motor yang digunakan sebagai sarana melakukan tindak pidana.


Kini tersangka berikut barang bukti telah diamankan di Polsek Karanggeneng guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.


Atas perbuatannya, pelaku disangkakan melanggar Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).


"Kami mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan setiap tindak pidana melalui layanan kepolisian 110 agar dapat segera ditindaklanjuti."pungkas Ipda Hamzaid. (khan007)

Polri Peduli : Polres Bondowoso Santuni Nenek Sebatangkara

 BONDOWOSO - Sebagai bentuk rasa peduli kepada masyarakat Polres Bondowoso Polda Jawa Timur melaksanakan kegiatan Polri Peduli.



Kegiatan yang rutin dilaksanakan pada hari Jumat itu merupakan program sosial Polda Jawa Timur bersama Polres jajarannya untuk warga masyarakat.


Kali ini Polres Bondowoso Polda Jatim melaksanakan kegiatan tersebut dengan mendatangi warga dhuafa yang hidupnya sebatang kara dengan rumah tidak layak huni.


Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo yang didampingi Waka Polres Kompol I Gede Suartika dan para pejabat utama mengatakan, Polres Bondowoso melaksanakan kegiatan ini selain bentuk nyata dari rasa empat juga untuk lebih mendekatkan diri dengan warga masyarakat.


"Kami kunjungi kediaman Bu Hatima yang sudah berusia 91tahun dan hidup sebatangkara ini untuk mewujudkan rasa peduli kami kepada warga," ujar AKBP Aryo.


Selain rumah Bu Hatima,rombongan Polres Bondowoso juga mengunjungi Bu Salama dan Bu Rukmiyati yang tinggal di Dusun Rabeh Desa Pujerbaru Kecamatan Maesan.


Di tiga lokasi itu, Kapolres Bondowoso memberikan bantuan sosial dan tali asih untuk tiga lansia tersebut.


Dengan memberikan kasur, sembako lengkap serta santunan Kapolres Bondowoso berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi ketiga nenek yang hidup sebatangkara dan tinggal di rumah yang tak layak huni. (khan007)

Tes Komputer dan Soal Akademik Berstandar Olimpiade Jadi Kebaruan Seleksi Taruna Akpol 2026

 Semarang – Seleksi Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 menghadirkan sejumlah pembaruan sebagai bagian dari transformasi rekrutmen Polri yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan organisasi di masa depan. Salah satu kebaruan tersebut adalah penerapan tes komputer serta peningkatan kualitas soal akademik dengan standar setara olimpiade.



Pelaksanaan tahapan akhir seleksi tingkat panitia pusat dipimpin oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. di Gedung Serba Guna Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (24/7).


Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Pol. Dr. Anwar menjelaskan bahwa kemampuan menguasai teknologi kini menjadi kompetensi dasar yang harus dimiliki setiap calon anggota Polri, mulai dari jenjang tamtama, bintara, hingga taruna Akpol.


“Beberapa hal yang baru di rekrutmen anggota Polri, tes komputer,” ujar Irjen Anwar.


Menurutnya, penerapan tes komputer bertujuan memastikan calon anggota Polri memiliki kemampuan dasar dalam mengoperasikan perangkat digital sehingga siap menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin modern.


“Dari mulai bintara, tamtama, perwira sama, mereka semua Gen Z ini harus mengenal teknologi. Jadi di rekrutmen tamtama, bintara, Akpol ada tes komputernya,” kata Irjen Anwar.


“Kalau mereka tidak ngerti komputer, teknologi, mengoperasikan komputer, gadget, mereka akan ketinggalan,” lanjutnya.


Selain kemampuan teknologi, Polri juga meningkatkan standar kualitas tes akademik. Tahun ini, materi ujian dirancang setara dengan standar olimpiade sehingga tidak lagi berorientasi pada hafalan, melainkan menguji kemampuan berpikir kritis, analitis, dan pemecahan masalah.


“Polisi itu tesnya ada empat. Terkait intelektualitas tesnya tes akademik, bahasa Inggris, pengetahuan umum, matematika dan sebagainya. Dan sekarang ini sudah standar olimpiade,” ungkap Irjen Anwar.


“Inilah yang paling kita senang, sudah bukan zamannya soal hafalan lagi atau textbook. Sehingga kualitas mereka itu saat melihat ada permasalahan, bisa menganalisa, memecahkan suatu permasalahan. Ini yang diperlukan Polri di masa depan,” tambahnya.


Hingga tahapan akhir seleksi tingkat panitia pusat, sebanyak 404 calon taruna dan taruni mengikuti proses seleksi, terdiri atas 365 calon taruna dan 39 calon taruni. Seluruh peserta sebelumnya telah melalui rangkaian seleksi yang ketat di tingkat panitia daerah dan panitia pusat, meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan, psikologi, akademik, kesamaptaan jasmani, hingga pemeriksaan penampilan (rikpil).


Pada tahapan rikpil tingkat pusat, para peserta dinilai secara langsung oleh enam pejabat utama Polri, yaitu Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., Kalemdiklat Polri Komjen Pol. R.Z. Panca Putra, As SDM Kapolri Irjen Pol. Dr. Anwar, Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Abdul Karim, Wairwasum Polri Irjen Pol. Tomex Korniawan, serta Gubernur Akpol Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga.


Penerapan tes komputer dan peningkatan standar akademik ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menghasilkan perwira muda yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki kemampuan berpikir kritis, serta siap menghadapi dinamika tantangan tugas kepolisian di era digital.

Kapolri Bersama Ketua Umum Bhayangkari Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026

 Jakarta – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia bersama Ketua Umum Bhayangkari meninjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2026) malam.



Dalam peninjauan tersebut, Kapolri dan Ketua Umum Bhayangkari bersama-sama menyusuri area bazar serta melihat berbagai produk unggulan yang ditampilkan oleh para peserta. Kebersamaan keduanya mencerminkan kuatnya sinergi Polri dan Bhayangkari dalam memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan produknya.


Kapolri menyampaikan bahwa pelaksanaan bazar tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian Polri dan Bhayangkari terhadap pertumbuhan UMKM dan penguatan perekonomian masyarakat.


“Bazar ini menjadi bukti nyata bahwa Polri dan Bhayangkari memiliki semangat yang sama dalam mendukung penguatan UMKM. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperluas akses pemasaran produk lokal sekaligus mendorong para pelaku usaha agar semakin mandiri, kreatif, inovatif, dan mampu bersaing,” ujar Kapolri.


Sementara itu, Ketua Umum Bhayangkari berharap Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi para pelaku usaha maupun masyarakat secara luas.


“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang untuk memperkenalkan produk, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian, membuka peluang usaha baru, serta menumbuhkan kebanggaan dan kecintaan masyarakat terhadap produk-produk unggulan dalam negeri,” tutur Ketua Umum Bhayangkari.


Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 diselenggarakan pada 21 hingga 25 Juli 2026 dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74. Mengusung tema “Nusantara Berdaya, Bhayangkari Berkarya”, kegiatan tersebut melibatkan 374 peserta dengan total 727 stan, yang terdiri atas 531 stan fesyen, 152 stan kuliner, dan 44 stan dapur bersama.


Beragam produk ditampilkan dalam bazar tersebut, mulai dari batik, tenun, songket, ulos, kebaya, tas, aksesori, perhiasan, kain tradisional, kerajinan daerah, produk rumah tangga, kosmetik, hingga berbagai kuliner dan minuman khas Nusantara. Keragaman tersebut sekaligus menunjukkan besarnya potensi ekonomi kreatif dan produk lokal dari berbagai daerah di Indonesia.


Selain pameran produk, rangkaian kegiatan juga diisi dengan enam sesi gelar wicara yang membahas pengembangan UMKM, pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan untuk promosi, legalitas usaha, hak kekayaan intelektual, serta penguatan kapasitas pelaku usaha. Nuansa kebudayaan Nusantara turut dihadirkan melalui 29 penampilan seni, tari, musik, peragaan busana, serta parade wastra dan produk unggulan UMKM Bhayangkari.


Melalui penyelenggaraan Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026, Polri bersama Bhayangkari menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemberdayaan masyarakat, memperluas pasar produk lokal, serta mendorong UMKM agar semakin berkembang dan berdaya saing.

Sabtu, 25 Juli 2026

Bhabinkamtibmas Desa Bungur Polsek Karangrejo memberikan Pendampingan Perawatan Tanaman Jagung di desa Binaan

 Tulungagung - Menindaklanjuti petunjuk pimpinan selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim, terus menginstruksikan jajaran Bhabinkamtibmas untuk aktif mendukung program ketahanan pangan nasional di wilayah desa binaannya masing-masing.



Salah satunya dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Bungur Kec. Karangrejo Polres tulungagung Aiptu Sunarto langsung turun ke area pertanian jagung, melakukan pengecekan sekaligus memberikan edukasi kepada salah seorang petani di desa binaannya sabtu 25 Juli 2026.


Bhabinkamtibmas Desa Bungur Aiptu Sunarto berdialog langsung dengan petani terkait kondisi tanaman jagung, pola perawatan, hingga kendala yang dihadapi selama proses tanam. 


Selain itu Bhabinkamtibmas Desa Bungur memberikan masukan juga motivasi dan pendampingan pada para petani agar lebih optimal dalam melakukan perawatan tanaman, sehingga hasil panen dapat meningkat dan berkualitas.


Pendampingan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.


Melalui sambang dan pendampingan tersebut, diharapkan terjalin sinergi kuat antara Polri dan masyarakat. Khususnya para petani, dalam menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan warga.


Para petani jagung di Kecamatan Karangrejo memberi sambutan positif atas perhatian serta dukungan yang diberikan Kanit Binmas dan juga Bhabinkamtibmas. Mereka berharap, pendampingan seperti ini terus dilakukan agar hasil pertanian semakin maksimal dan mampu mendukung kebutuhan pangan nasional.


@divisihumaspolri 

@humaspoldajatim 

@ssdmpolri 


#astacita #swasembadapangan #ketahananpangan #ketahananpanganpoldajatim #polripresisi #polisiindonesia #ssdmpolri #divhumaspolri #birosdmpoldajatim #bidhumaspoldajatim #ketahananpanganpolrestulungagung #polrestulungagung #tulungagung

Seleksi Taruna Akpol Masuk Tahap Akhir, Wakapolri Pimpin Pemeriksaan Penampilan 404 Catar

 Panitia Pusat Seleksi Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 menggelar pemeriksaan penampilan peserta calon taruna (catar). Pemeriksaan ini dipimpin langsung Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo.



"Masa depan Polri, akan sangat bergantung pada sejauh mana generasi penerus disiapkan. Bagaimana kita tak hanya menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan hebat, tapi juga karakter kuat, kepedulian sosial, dan keberanian untuk memimpin perubahan," ucap Komjen Dedi di lokasi, Lantai 2 Gedung Serba Guna Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng) pada Jumat (24/7/2026).


Pemeriksaan penampilan digelar dua hari, mulai hari ini hingga Sabtu (25/7). Pemeriksan penampilan oleh Komjen Dedi dan sejumlah pejabat Polri bertujuan sebagai evaluasi akhir hasil seleksi panitia daerah dan pusat, serta memberikan penilaian menyeluruh terhadap para catar.


Pemeriksaan penampilan catar merupakan tahap akhir dari rangkaian seleksi, yang digelar Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri selaku panitia pusat. Untuk diketahui rangkaian seleksi diawali pemeriksaan administrasi, tes akademik, tes kesamaptaan, tes psikologi, tes kesehatan, serta pendalaman mental dan kepribadian (PMK) di tingkat panitia daerah yang digelar oleh 36 biro SDM polda.


Peserta seleksi yang lolos di tingkat daerah, dikirim untuk mengikuti seleksi tingkat pusat di Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Di Akpol, para catar menjalani lagi serangkaian tes seperti yang dilalui di tingkat polda.


"Rikpil (pemeriksaan penampilan) bukan sekadar melihat penampilan secara fisik, melainkan menjadi evaluasi menyeluruh untuk memastikan hasil seleksi sebelumnya benar-benar mencerminkan kualitas calon taruna yang akan dididik menjadi perwira Polri," tutur Komjen Dedi.


Berdasarkan data SSDM Polri, tahap pemeriksaan penampilan diikuti 404 peserta. Mereka terdiri dari 365 calon taruna (pria) dan 35 calon taruni (wanita).


Selain Komjen Dedi, para pejabat utama Polri yang menjadi penilai adalah Kalemdiklat Polri Komjen R.Z. Panca Putra, Asisten SDM Kapolri Irjen Anwar, Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim, Wairwasum Polri Irjen Tomex Korniawan, dan Gubernur Akpol Irjen Daniel Tahi Monang Silitonga.

Kapolri: Desk Ketenagakerjaan Hadir Berikan Solusi bagi Persoalan Buruh

 Jakarta, Jumat, 24 Juli 2026* – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. mendorong seluruh elemen buruh untuk terus memperjuangkan hak dan kesejahteraan pekerja dengan tetap menjaga iklim investasi yang kondusif. Menurutnya, keseimbangan tersebut penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan pembangunan nasional.



Hal itu disampaikan Kapolri saat menghadiri peresmian Sekretariat Bersama Perjuangan Koalisi Besar Buruh Indonesia di Jakarta, Jumat (24/7/2026).


“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh konfederasi yang sudah tergabung untuk mempersatukan perjuangan teman-teman buruh dalam Sekretariat Bersama Perjuangan Koalisi Besar Buruh Indonesia. Tentunya kita mendorong agar perjuangan untuk terus memperjuangkan hak-hak buruh dan memperjuangkan kesejahteraan buruh di satu sisi harus tetap dijaga, namun di sisi lain kita juga harus menjaga agar iklim investasi tetap kondusif,” kata Kapolri.


Kapolri menyampaikan, perjuangan kaum buruh juga menjadi bagian penting dalam mengawal berbagai program pemerintah, khususnya dalam mendorong hilirisasi, pembukaan lapangan pekerjaan, serta meningkatkan daya saing Indonesia dengan negara-negara lain.


“Bapak Presiden tentunya memiliki banyak program yang harus kita kawal bersama dan perjuangan dari teman-teman buruh adalah menjadi bagian untuk memperjuangkan apa yang menjadi program Bapak Presiden. Khususnya terkait dengan hilirisasi, khususnya terkait dengan pembukaan lapangan pekerjaan dan tentunya bagaimana menciptakan Indonesia yang memiliki daya saing dengan negara-negara lain,” ujarnya.


Menurut Kapolri, situasi global yang terus berkembang menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama. Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa menjaga persatuan dan memperkuat kolaborasi agar Indonesia mampu menghadapi berbagai tekanan dan ketidakpastian global.


“Memang kita sedang menghadapi situasi global yang mau tidak mau kita semua harus bersatu untuk bersama-sama menghadapi eskalasi yang ada. Kita yakin dengan bersatu, dengan perjuangan bersama, maka Indonesia bisa terus terjaga dan harapan kita bisa melampaui semua potensi tekanan yang ada,” tutur Sigit.


Kapolri optimistis dengan sinergi dan perjuangan bersama, Indonesia dapat terus tumbuh serta mewujudkan berbagai program pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga mengajak seluruh elemen buruh untuk bersama-sama menjaga kondusivitas. Ia menilai situasi yang aman dan kondusif menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberlangsungan aktivitas ekonomi dan pembangunan nasional.


“Mari kita kawal bersama perjuangan teman-teman buruh. Namun sekali lagi, saya pesan tetap jaga kondusivitas,” ucapnya.


Kapolri juga meminta Desk Ketenagakerjaan untuk terus memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat, khususnya dalam merespons berbagai persoalan ketenagakerjaan yang disampaikan oleh para pekerja maupun buruh.


“Berikan pelayanan yang lebih optimal sehingga kemudian apa yang dikeluhkan, apa yang dilaporkan, apa yang harus kita bantu untuk kita mediasi dan sebagainya, semuanya bisa berjalan dengan lebih baik,” pungkas Kapolri.

Kapolri Meresmikan Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia

 Jakarta, Jumat, 24 Juli 2026 – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Meresmikan Kantor Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) di Jakarta, Jumat (24/7/2026). Peresmian tersebut menjadi momentum bersejarah bagi penyatuan perjuangan berbagai konfederasi buruh di Indonesia.



Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh konfederasi buruh yang telah bergabung dan mempersatukan perjuangan melalui Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia.


“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh konfederasi yang sudah tergabung untuk mempersatukan perjuangan teman-teman buruh dalam Sekretariat Bersama Perjuangan Koalisi Besar Buruh Indonesia,” kata Sigit.


Kapolri menegaskan, perjuangan untuk memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan buruh harus terus dijaga. Namun, pada saat yang sama, seluruh elemen juga perlu bersama-sama menjaga iklim investasi agar tetap kondusif.


Menurutnya, persatuan dan kekuatan buruh memiliki peran penting dalam menghadapi berbagai tantangan global sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan ketahanan nasional.


“Kita sedang menghadapi situasi global yang mau tidak mau kita semua harus bersatu untuk bersama-sama menghadapi eskalasi yang ada. Kita yakin dengan bersatu, dengan perjuangan bersama, maka Indonesia bisa terus terjaga dan harapan kita bisa melampaui semua potensi tekanan yang ada,” ujarnya.


Kapolri menyebut kondisi geopolitik global, termasuk konflik di Timur Tengah, turut memberikan dampak terhadap perekonomian dunia, salah satunya melalui kenaikan harga minyak yang berpotensi memengaruhi berbagai sektor dan sendi kehidupan masyarakat.


Menghadapi situasi tersebut, pemerintah terus mendorong berbagai program strategis untuk menjaga ketahanan dan pertumbuhan ekonomi nasional, antara lain melalui hilirisasi, swasembada pangan, dan swasembada energi.


Kapolri juga menekankan pentingnya menjaga iklim investasi agar pembukaan lapangan kerja dapat terus berlangsung. Ia menyebut program hilirisasi memiliki potensi menyerap hingga 1,4 juta tenaga kerja di Indonesia.


“Perjuangan untuk terus memperjuangkan hak-hak buruh dan memperjuangkan kesejahteraan buruh di satu sisi harus tetap dijaga, namun di sisi lain kita juga harus menjaga agar iklim investasi tetap kondusif,” tuturnya.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menegaskan komitmen Polri untuk terus melindungi hak-hak buruh dan memperjuangkan kesejahteraan pekerja. Ia menyebut berbagai langkah telah dilakukan, termasuk pembentukan Satgas PHK, upaya memperjuangkan perlindungan bagi pekerja ojek online, serta mendorong penguatan Desk Ketenagakerjaan.


“Bagi saya, buruh adalah pahlawan devisa. Saya akan terus berada pada garda terdepan untuk memperjuangkan hak-hak buruh,” tegas Sigit.


Kapolri menjelaskan, keberadaan Desk Ketenagakerjaan merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan dan membantu penyelesaian berbagai persoalan ketenagakerjaan. Hingga saat ini, Desk Ketenagakerjaan telah menangani 291 perkara dan memfasilitasi 4.505 orang untuk menjadi pegawai tetap di perusahaan.


Selain itu, Desk Ketenagakerjaan juga turut membantu menyelesaikan sengketa ketenagakerjaan di PT Amos yang menghasilkan kesepakatan pembayaran kompensasi sebesar Rp12,7 miliar.


Kapolri meminta Desk Ketenagakerjaan untuk terus bekerja secara optimal dalam merespons berbagai persoalan yang dihadapi pekerja dan buruh, baik melalui pelayanan, pendampingan maupun mediasi.


“Desk Ketenagakerjaan, berikan pelayanan yang lebih optimal sehingga kemudian apa yang dikeluhkan, apa yang dilaporkan, apa yang harus kita bantu untuk kita mediasi dan sebagainya, semuanya bisa berjalan dengan lebih baik,” ucapnya.


Ia menegaskan, Desk Ketenagakerjaan harus terus bekerja secara berkelanjutan dan tidak bergantung pada siapa pun yang menjabat sebagai Kapolri. Hal tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk memastikan persoalan ketenagakerjaan dapat ditangani secara optimal.


“Desk Ketenagakerjaan harus terus bekerja siapa pun Kapolrinya,” tegas Kapolri.


Kapolri berharap peresmian Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia dapat semakin memperkuat persatuan dan semangat perjuangan buruh. Ia juga mengajak seluruh elemen buruh untuk bersama-sama mengawal berbagai kebijakan dan program pemerintah demi mewujudkan Indonesia yang semakin maju dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.


“Mari kita kawal bersama perjuangan teman-teman buruh. Namun sekali lagi, saya pesan tetap jaga kondusivitas,” pungkasnya.

Polri Jelaskan Peran Bhabinkamtibmas Bersinergi dengan Ditjen Pajak

 Jakarta – Polri menegaskan bahwa personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) tidak memiliki kewenangan untuk melakukan pemungutan, penilaian, pemeriksaan, maupun penagihan pajak kepada masyarakat. Peran Bhabinkamtibmas dalam sinergi dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) berada dalam koridor tugas kepolisian, khususnya pembinaan masyarakat, komunikasi, serta pembangunan jejaring informasi di wilayah.



Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam koordinasi dengan DJP tidak dapat dimaknai sebagai pengambilalihan tugas dan kewenangan petugas pajak.


“Kami tegaskan bahwa Bhabinkamtibmas bukan petugas pajak dan tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penilaian kepatuhan perpajakan, pemeriksaan, penagihan, maupun meminta pembayaran pajak kepada masyarakat. Kewenangan di bidang perpajakan tetap berada pada Direktorat Jenderal Pajak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir di Jakarta, Jumat (24/7/2026).


Menurut Isir, sinergi antara Polri dan DJP merupakan bentuk koordinasi antarlembaga yang dilaksanakan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. Dalam konteks tersebut, Bhabinkamtibmas dapat berperan melalui fungsi pembinaan masyarakat dan pembangunan jejaring informasi di tingkat kewilayahan.


“Bhabinkamtibmas memiliki fungsi membangun kemitraan dengan masyarakat, menghimpun informasi dan menyampaikan berbagai informasi yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat. Karena itu, sinergi dengan instansi lain harus tetap berada dalam koridor tugas dan kewenangan Polri,” ujarnya.


Isir menegaskan, Bhabinkamtibmas tidak boleh dipersepsikan sebagai kepanjangan tangan petugas pajak ataupun sebagai alat penindak terhadap wajib pajak yang belum memenuhi kewajiban perpajakannya.


“Kami ingin masyarakat memahami bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam konteks sinergi ini bersifat preventif dan persuasif. Tidak ada kewenangan bagi Bhabinkamtibmas untuk memeriksa, menilai, menagih, atau meminta pembayaran pajak. Jangan sampai sinergi ini menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat,” jelasnya.


Bhabinkamtibmas bukan petugas pajak serta tidak memiliki kewenangan melakukan pengawasan, pemeriksaan, penagihan, maupun penegakan hukum di bidang perpajakan. Koordinasi dengan unsur kewilayahan, termasuk Bhabinkamtibmas, dilakukan dalam kerangka jejaring informasi dan, dalam kondisi tertentu, dukungan di lapangan untuk menjaga kelancaran pelaksanaan tugas petugas DJP.


Masyarakat diharapkan dapat memahami hal ini secara proporsional dan tidak ditafsirkan sebagai pemberian kewenangan perpajakan kepada personel Polri. Peran Bhabinkamtibmas dalam konteks ini lebih tepat ditempatkan pada fungsi preventif-persuasif, membangun kemitraan dengan masyarakat, serta membangun jejaring informasi, bukan menjalankan fungsi represif dalam pemenuhan kewajiban perpajakan.


“Prinsipnya, setiap institusi memiliki tugas dan kewenangan masing-masing. Polri akan terus mendukung sinergi dan koordinasi dengan kementerian maupun lembaga dalam rangka kepentingan masyarakat dan negara, tetapi pelaksanaannya harus tetap sesuai dengan ketentuan hukum dan tidak menimbulkan tumpang tindih kewenangan,” tutur Isir.


Kadiv Humas Polri berharap penjelasan tersebut dapat memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat sekaligus meluruskan informasi yang berkembang mengenai peran Bhabinkamtibmas dalam mendukung pelaksanaan tugas DJP.


“Kami berharap masyarakat tidak perlu khawatir. Bhabinkamtibmas hadir di tengah masyarakat untuk menjalankan fungsi pembinaan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta membangun komunikasi dan kemitraan. Untuk urusan teknis perpajakan, seluruh kewenangan tetap dilaksanakan oleh petugas DJP sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya.

Jumat, 24 Juli 2026

Demi menjaga hubungan dengan masyarakat lebih dekat dengan petani, Bhabinkamtibmas mengawal penanaman Jagung di Desa binaan.

 Tulungagung - Menindaklanjuti petunjuk dan arahan Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol. Sih Harno, S.H., M.H., serta Kabagbinkar Polda Jatim AKBP Jazuli Dani Irianto, S.I.K., M.Tr.Opsla selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim, Kapolres Tulungagung AKBP Dr. Ihram Kustarto, S.H., S.I.K., M.Si., M.H. terus menginstruksikan jajaran Bhabinkamtibmas untuk aktif mendukung program ketahanan pangan nasional di wilayah desa binaannya masing-masing Jumat 24 Juli 2026





Sebagai tindak lanjut arahan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Talang Polsek Sendang Polres Tulungagung Bripka Doni melaksanakan kegiatan pendampingan perawatan jagung milik warga desa binaannya bertempat di Desa Talang Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung.


Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas turut hadir bersama para petani untuk melakukan monitoring sekaligus memberikan motivasi kepada warga agar tetap semangat dalam mengembangkan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung sebagai salah satu komoditas strategis penunjang ketahanan pangan.


Kegiatan pendampingan panen jagung ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, namun juga mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan dan sinergitas antara Polri dengan masyarakat, khususnya kelompok tani dan para petani di wilayah Desa Talang Kec. Sendang. 

Dengan pendekatan humanis yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas, diharapkan masyarakat semakin merasakan kehadiran Polri yang selalu siap membantu dan mendukung kegiatan positif masyarakat.


Melalui kegiatan pendampingan panen jagung tersebut, diharapkan hasil pertanian masyarakat dapat terus meningkat baik dari segi kualitas maupun kuantitas, sehingga mampu memberikan kontribusi positif terhadap ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tulungagung.


@divisihumaspolri 

@humaspoldajatim 

@ssdmpolri 


#astacita #swasembadapangan #ketahananpangan #ketahananpanganpoldajatim #polripresisi #polisiindonesia #ssdmpolri #divhumaspolri #birosdmpoldajatim #bidhumaspoldajatim #ketahananpanganpolrestulungagung #polrestulungagung #tulungagung

Polres Gresik Bongkar Peredaran Narkoba Sistem Ranjau, Dua Kurir Sabu Diamankan

 GRESIK - Satresnarkoba Polres Gresik Polda Jatim kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. 



Kali ini, Dua pria berinisial DE  (32) dan MWF (30) berhasil ditangkap bersama barang bukti sabu seberat total 38,066 gram yang diduga siap diedarkan di wilayah Gresik selatan.


Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan bukti keseriusan Polres Gresik Polda Jatim dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah hukumnya.


"Kasus ini terungkap setelah Polisi menerima informasi masyarakat mengenai maraknya peredaran narkoba di kawasan Gresik selatan," ujar AKBP Ramadhan, Jumat (24/7/2026).


Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba kemudian melakukan penyelidikan hingga menggerebek sebuah rumah kos di Desa Pasinan Lemahputih, Kecamatan Wringinanom, pada Minggu (19/7/2026).


Dari lokasi tersebut, Polisi mengamankan kedua tersangka beserta 17 paket sabu yang telah dipecah untuk diedarkan sesuai pesanan. 


Selain sabu, Polisi turut menyita timbangan digital, alat hisap, plastik klip, dua telepon seluler, serta satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku. 


"Nilai ekonomis sabu yang disita diperkirakan mencapai Rp68,4 juta," ujar AKBP Ramadhan.


Dari hasil pemeriksaan, terungkap kedua tersangka berperan sebagai kurir dengan modus sistem ranjau, yakni meletakkan paket sabu di titik-titik tertentu untuk kemudian diambil pembeli. 


"Kedua tersangka diketahui telah menjalankan aktivitas tersebut selama sekitar empat bulan dengan wilayah edar meliputi Wringinanom, Driyorejo, Karangandong hingga Legundi," terang AKBP Ramadhan.


Dalam sepekan, keduanya mampu mengedarkan sekitar 40 gram sabu dan memperoleh upah Rp25 ribu untuk setiap titik ranjau yang dipasang.


Kapolres Gresik menambahkan, pihaknya masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap pemasok utama yang kini telah masuk daftar pencarian orang (DPO).


"Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkoba, melaporkan melalui Call Centre 110 dan selain itu Masyarakat juga bisa menghubungi melalui Hotline khusus ‘Lapor Cak Rama’ di nomor 0811-8800-2006," ujar AKBP Ramadhan Nasution.


Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana telah disesuaikan, dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 (dua puluh) tahun. (khan007)

Police Go To School: Polres Mojokerto Kota Tanamkan Disiplin dan Kesadaran Kamtibmas Kepada Pelajar

  KOTA MOJOKERTO – Komitmen Polres Mojokerto Kota Polda Jawa Timur dalam membangun karakter generasi muda yang disiplin, berintegritas, dan ...