Senin, 19 Oktober 2026

Polisi Bersama Masyarakat: Polres Jember Gandeng Sekolah Tegaskan Bijak Bermedsos dan Stop Bullying

 JEMBER – Sekolah harus menjadi ruang aman yang bebas dari rasa takut dan penindasan. Semangat memutus rantai perundungan (bullying) inilah yang dibawa Kapolres Jember AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H. saat mengunjungi SMA Negeri 1 Jember dalam kegiatan Pesan Kamtibmas Program Quick Wins Polisi Bersama Masyarakat, Senin (19/10/2026).



Bertempat di halaman SMAN 1 Jember, Jalan Letjen Panjaitan, Kecamatan Sumbersari, kegiatan berlangsung dalam suasana hangat. Kedatangan Kapolres Jember disambut langsung oleh Kepala SMAN 1 Jember, Dr. Suryadi, S.Pd., M.Pd., bersama jajaran guru dan ratusan siswa.


Dalam kesempatan tersebut, AKBP Alaiddin memberikan perhatian khusus pada maraknya isu perundungan di lingkungan remaja. Ia menegaskan bahwa tindakan bullying, baik secara fisik, verbal, maupun di dunia maya (cyberbullying), tidak boleh ditoleransi karena dapat merusak mental dan masa depan generasi muda.


“Adik-adik adalah generasi penerus bangsa. Jangan sampai ada bullying atau kekerasan sekecil apa pun di sekolah ini. Saling menyayangi, menghormati perbedaan, dan berani melapor jika melihat tindakan perundungan adalah kunci menciptakan sekolah yang sehat dan bahagia,” tegas Kapolres Jember.


Selain isu bullying, Kapolres Jember juga mengingatkan siswa agar menjauhi kenakalan remaja lainnya seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, dan balap liar. 


Di era digital, para pelajar juga diminta bijak menggunakan media sosial dengan tidak menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, atau melakukan cyberbullying yang kerap memicu konflik.


Pesan keselamatan berlalu lintas juga turut disampaikan. Kapolres Jember mengimbau siswa agar mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm SNI, dan tidak berkendara jika belum memiliki SIM demi keselamatan bersama di jalan raya.


Menariknya, aksi sosialisasi ini dikemas dengan pendekatan yang sangat humanis. Sebagai bentuk kedekatan Polisi dengan generasi muda, Kapolres Jember membagikan cokelat dan helm gratis kepada sejumlah siswa-siswi SMAN 1 Jember. Momen ini mencairkan suasana dan membuktikan bahwa kehadiran polisi di sekolah adalah sebagai pelindung dan sahabat anak.


Kapolres Jember menjelaskan, kegiatan ini merupakan implementasi Program Quick Wins Kapolri melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat. 


Sinergi antara kepolisian, guru, dan pelajar diharapkan mampu membentengi lingkungan pendidikan dari segala bentuk ancaman kriminalitas dan perilaku negatif.


“Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh keberanian adik-adik sekalian untuk menolak bullying dan menjaga ketertiban. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa mewujudkan Jember yang aman, nyaman, dan ramah anak,” pungkasnya. (khan007)

Hari Jadi ke-75 Humas Polri: Polda Jatim Gelar Baksos, Rangkul Ojol Jaga Kamtibmas dan Ruang Digital

 SURABAYA – Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Jawa Timur menggelar bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada komunitas ojek online (ojol) di Surabaya, Senin (19/10/2026).



Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-75 Humas Polri yang mengusung tema “Polri Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri”.


Paket sembako diserahkan langsung oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast kepada perwakilan pengemudi ojol.


Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sekaligus upaya mempererat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat, khususnya komunitas ojol yang setiap hari bersentuhan langsung dengan berbagai aktivitas masyarakat.


Kombes Pol Abast menegaskan bahwa momentum Hari Jadi ke-75 Humas Polri bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi juga menjadi ruang refleksi untuk mengukur sejauh mana Humas Polri mampu hadir, mendengar, serta membangun kepercayaan bersama masyarakat.


Menurutnya, komunitas ojol memiliki peran strategis di tengah masyarakat. Selain menjadi bagian dari penggerak roda perekonomian keluarga, para pengemudi ojol memiliki mobilitas tinggi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.


Karena itu, komunitas ojol diharapkan dapat menjadi salah satu mitra strategis kepolisian dalam bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


“Kami ingin membangun hubungan yang tulus dan dekat. Bukan hubungan yang baru muncul saat ada masalah, melainkan hubungan yang dirawat melalui komunikasi, kebersamaan, dan rasa saling percaya,” ujar Kombes Pol Abast.


Ia menegaskan bahwa menjaga keamanan Jawa Timur tidak dapat hanya bertumpu pada kepolisian. Sejalan dengan semangat “Jogo Omah”, Jawa Timur merupakan rumah bersama yang harus dijaga dan dirawat oleh seluruh elemen masyarakat.


“Kami mengajak rekan-rekan ojol untuk saling membantu, peduli terhadap keselamatan di jalan, tanggap ketika melihat kecelakaan lalu lintas, serta tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan kepada petugas kepolisian,” katanya.


Selain menjaga keamanan di jalan dan lingkungan masyarakat, Kabid Humas Polda Jatim juga mengajak komunitas ojol turut menjaga kondusivitas ruang digital.


Para pengemudi ojol diharapkan semakin bijak dalam menerima dan membagikan informasi serta tidak mudah meneruskan konten yang belum terverifikasi, hoaks maupun provokasi.


“Satu informasi, foto, atau video yang kita teruskan tanpa melakukan verifikasi dapat menimbulkan keresahan dan memperluas informasi yang belum tentu benar. Karena itu, mari kita bersama-sama lebih bijak menggunakan media sosial dan telepon genggam kita,” tegas Kombes Pol Abast.


Melalui kegiatan bakti sosial dan dialog bersama komunitas ojol tersebut, Bidhumas Polda Jatim berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat.


Momentum Hari Jadi ke-75 Humas Polri juga diharapkan semakin memperkuat peran Humas Polri sebagai jembatan komunikasi antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus mendorong partisipasi publik dalam bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Jawa Timur. (khan007)

Kapolda Jatim Turun Langsung Pantau Pelayanan Lalu Lintas di Surabaya

 SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H., turun langsung memantau pelaksanaan pelayanan dan pengaturan lalu lintas di salah satu titik di Kota Surabaya, Senin (19/10/2026).



Pada saat yang sama, Wakapolda, Pejabat Utama (PJU), serta personel Polda Jatim juga turun melaksanakan pemantauan dan pengaturan lalu lintas yang tersebar di sejumlah titik strategis Kota Surabaya.


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Commander Wish Kapolda Jatim untuk mengoptimalkan kehadiran polisi di tengah masyarakat, khususnya pada jam-jam aktivitas warga dan di ruas jalan dengan mobilitas kendaraan yang cukup tinggi.


Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran kegiatan antara lain Jalan Ahmad Yani, Taman Bungkul, Jalan Wonokromo, Jalan Ciliwung, Jalan Jagir, serta Bundaran CITO Surabaya.


Selain memastikan pengaturan lalu lintas berjalan optimal, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi pimpinan dan personel Polda Jatim untuk berinteraksi serta menyapa masyarakat yang sedang memulai aktivitas.


Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Jatim agar personel hadir secara optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.


“Commander Wish Bapak Kapolda Jatim menekankan pentingnya kehadiran personel di tengah masyarakat. Salah satunya melalui pelayanan dan pengaturan lalu lintas pada jam-jam aktivitas masyarakat, sehingga kehadiran polisi benar-benar dapat dirasakan manfaatnya,” kata Kombes Pol Abast.


Menurut Kombes Pol Abast, turunnya Kapolda Jatim secara langsung ke lapangan juga merupakan bentuk perhatian pimpinan terhadap pelaksanaan tugas personel sekaligus untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.


Sementara itu, penempatan Wakapolda, PJU, dan personel di sejumlah titik merupakan bagian dari upaya Polda Jatim untuk memperkuat pelayanan kepolisian sekaligus membantu menjaga kelancaran aktivitas masyarakat di jalan raya.


“Kegiatan ini bukan hanya mengenai pengaturan arus lalu lintas, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara polisi dan masyarakat. Kami ingin kehadiran anggota di lapangan memberikan rasa aman dan nyaman sekaligus membangun komunikasi yang semakin baik dengan masyarakat,” jelas Kombes Pol Abast.


Ia menambahkan, upaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas membutuhkan partisipasi seluruh pengguna jalan.


“Semangatnya adalah Polisi Bersama Masyarakat. Polisi hadir memberikan pelayanan, sementara masyarakat juga menjadi mitra dalam menciptakan ketertiban dan keselamatan bersama,” tegasnya.


Polda Jatim juga mengajak seluruh pengguna jalan untuk senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, saling menghormati sesama pengguna jalan, serta menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam berkendara.


Melalui kegiatan tersebut, Polda Jatim berkomitmen untuk terus meningkatkan kehadiran personel di tengah masyarakat sebagai bagian dari pelayanan kepolisian yang humanis, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (khan007)

Minggu Kasih di GKJW Tulungagung, Polres Perkuat Kerukunan Dan Pastikan Ibadah Berjalan Aman

 Tulungagung – Polres Tulungagung terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat serta menjaga kerukunan antarumat beragama melalui program Minggu Kasih. Kegiatan kali ini dilaksanakan di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW), Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Jepun, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Minggu (18/10/2026).






Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 08.30 WIB tersebut dihadiri Wakapolres Tulungagung Kompol Siswanto, S.H., M.H., didampingi pejabat utama (PJU) Polres Tulungagung dan Kapolsek Tulungagung Kota.


Kedatangan Wakapolres beserta rombongan disambut oleh pendeta dan jemaat GKJW. Dalam kesempatan tersebut, jajaran kepolisian memantau pelaksanaan ibadah rutin Minggu sekaligus menjalin komunikasi dengan pengurus gereja dan jemaat untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.


Selain melakukan pemantauan pengamanan, Wakapolres juga menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Jemaat diajak untuk terus menjaga kerukunan, saling menghormati perbedaan, serta bersama-sama menciptakan suasana yang damai dan kondusif di wilayah Kabupaten Tulungagung.


Program Minggu Kasih merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, termasuk dalam kegiatan keagamaan. Melalui kegiatan ini, kepolisian berupaya membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat sekaligus memastikan pelaksanaan ibadah berlangsung aman dan tertib.


Kasihumas Polres Tulungagung IPTU Nanang mengatakan, kegiatan Minggu Kasih menjadi bagian dari upaya Polri untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjaga keamanan selama masyarakat menjalankan ibadah.


“Melalui kegiatan Minggu Kasih, kami ingin memastikan masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan aman dan nyaman. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, saling menghormati, serta bersama-sama memelihara keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujar IPTU Nanang.


Ia menambahkan, pengamanan kegiatan keagamaan juga dilaksanakan oleh jajaran Polres Tulungagung di wilayah masing-masing. Kehadiran personel diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan Kepolisian.


Polres Tulungagung berkomitmen untuk terus menjaga situasi kamtibmas yang kondusif melalui pendekatan humanis, komunikasi langsung, serta kerja sama dengan tokoh agama dan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan toleransi, diharapkan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Tulungagung senantiasa terpelihara.

Perangi Narkoba, Polres Lumajang Sita Lima Klip Sabu di Tempat Hiburan Malam

 LUMAJANG – Polres Lumajang Polda Jatim bersama tim gabungan menggelar razia besar-besaran di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (17/10/2026) malam. 



Langkah preventif ini dilakukan guna menekan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di wilayah hukum Polres Lumajang Polda Jatim.


Operasi terpadu ini melibatkan personel Satresnarkoba, Satuan Samapta Polres Lumajang, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lumajang, serta sejumlah instansi terkait.


Petugas menyisir setiap sudut dan ruangan karaoke, serta memeriksa barang bawaan para pengunjung. Selain penggeledahan fisik, petugas juga menggelar tes urine secara acak. 


Dari data awal, terdapat delapan pengunjung yang menjalani tes urine dan seluruhnya dinyatakan negatif.


Kendati demikian, petugas menemukan barang bukti narkoba saat memeriksa sebuah ruangan karaoke yang kosong dan tidak terpakai. 


Di ruangan tersebut, tim gabungan mendapati lima klip plastik yang diduga berisi sabu beserta satu alat pengisap atau bong.


Kasat Narkoba Polres Lumajang, Iptu Dwi Sugiyanto, membenarkan temuan barang haram tersebut. Namun, pihak pengelola THM mengaku tidak mengetahui asal-usul barang bukti tersebut saat diinterogasi.


"Di room yang kosong dan tidak terpakai, kami menemukan lima klip diduga sabu dan satu bong. Pihak pengelola mengaku tidak tahu. Dugaan awal, ini merupakan klip lama yang tertinggal oleh pengunjung sebelumnya," ujar Iptu Dwi Sugiyanto.


Meski pemilik barang belum diketahui, pihak kepolisian menegaskan akan tetap melakukan penelusuran mendalam sebagai bagian dari penegakan hukum hukum penyalahgunaan narkotika.


Iptu Dwi menambahkan, razia ini merupakan komitmen nyata Polres Lumajang Polda Jatim dalam menindaklanjuti arahan Kapolri untuk memperkuat pemberantasan narkoba demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.


"Operasi serupa dipastikan akan kami gelar secara rutin dan berkala," tegas Iptu Dwi.


Polres Lumajang Polda Jatim juga mengimbau masyarakat untuk aktif melapor jika melihat atau mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran gelap narkoba di lingkungan sekitar. (khan007)

Kapolres Kediri Cek Pasokan di Sejumlah SPBU, Antisipasi Panic Buying BBM

 KEDIRI— Peningkatan konsumsi BBM dalam sepekan terakhir mendorong Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si. turun langsung memeriksa sejumlah SPBU di Kabupaten Kediri, Minggu (18/10/2026).



Pengecekan ini sekaligus menjadi langkah untuk mengantisipasi pembelian berlebihan di tengah masyarakat.


Saat meninjau SPBU, Kapolres Kediri mendapati beberapa jenis BBM telah habis. Pengelola setempat telah mengajukan pemesanan tambahan dan masih menunggu pengiriman. 


“Beberapa jenis BBM memang habis di sejumlah SPBU, tetapi sudah dilakukan pemesanan. Kami berkoordinasi dengan pengelola dan akan mengawal pengirimannya agar segera sampai dan bisa kembali memenuhi kebutuhan masyarakat,” tutur AKBP Latif.


Permintaan yang meningkat, khususnya untuk Pertalite, dalam sepekan terakhir turut disertai keterlambatan pengiriman. Untuk menunjang pemenuhan kebutuhan di Kabupaten Kediri, tambahan pasokan dari Depot Madiun juga telah diminta.


AKBP Latif mengingatkan masyarakat agar menyikapi informasi yang beredar secara bijak dan tidak membeli BBM melebihi kebutuhan. 


Menurut AKBP Latif, kekhawatiran yang tidak didasari informasi terverifikasi berisiko memicu kepanikan dan mendorong pembelian berlebihan.


“Kami mengajak masyarakat tetap tenang dan membeli sesuai kebutuhan. Pengiriman BBM akan kami kawal bersama pihak terkait agar pasokan yang sudah dipesan segera sampai,” pungkasnya.


Dari hasil pemantauan, antrean di sejumlah SPBU belum berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di sekitarnya. Polres Kediri Polda Jatim tetap menjalin koordinasi dengan pengelola SPBU dan pihak terkait untuk memantau perkembangan penyaluran BBM. (khan007)

10 Personel Pusdokkes Polri dan 200 Brimob NTB Perkuat Penanganan Karhutla di Kalteng, Kapolda: Fokus di 6 Wilayah Rawan

 Palangka Raya - Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar apel penyambutan personel Bawah Kendali Operasi (BKO), terdiri dari 10 personel Pusdokkes Polri dan 200 Brimob dari Polda NTB untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).



Hal tersebut disampaikan Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., saat memberikan keterangan kepada awak media usai apel kesiapan penanganan Karhutla, di Lapangan Barigas, Mapolda setempat, Sabtu (17/10/2026).


"Rekan-rekan sekalian, atas perintah bapak Kapolri. Hari ini Polda Kalteng menerima personel BKO dari sebanyak 200 personel Brimob dari Polda NTB, dan juga ada 10 personel Pusdokkes Polri untuk mengoptimalkan upaya penanganan karhutla di seluruh wilayah Kalteng," ujar Kapolda.


Kapolda menjelaskan, 200 personel Brimob tersebut akan memperkuat Satgas Karhutla yang sudah tergelar, namun akan diprioritaskan di enam wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi.


"Rencananya personel Brimob dari NTB ini akan membantu atau memperkuat satgas yang sudah tergelar, dengan prioritas enam wilayah yang cukup tinggi penanganan Karhutlanya seperti di Palangka Raya, Pulang Pisau, Kapuas, Katingan, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur," jelasnya.


Irjen Iwan mengungkapkan, meskipun beberapa hari terakhir hujan turun di Kalteng dan api induk (kepala api) sudah berhasil dipadamkan. Namun tugas belum selesai.


"Tahap krusial saat ini adalah pembasahan dan pendinginan lahan gambut yang luas agar api tidak muncul kembali," terangnya.


"Pembasahan ini dari luasan yang ada membutuhkan personel yang cukup banyak untuk membasahi lahan yang sudah terbakar. Walaupun masih ada beberapa titik ketika angin cukup besar, muncul kembali api," tambahnya.


Kapolda mencontohkan beberapa titik kepala api yang sudah berhasil diatasi seperti di Jl. Tjilik Riwut Km. 39, Km. 21, 23 Palangka Raya, serta di Tumbang Nusa, Pulang Pisau, yang saat ini dalam tahap pembasahan intensif.


Untuk menjaga kesehatan personel di lapangan, 10 personel Pusdokkes Polri akan membentuk pos layanan kesehatan dan rumah oksigen.


"Nanti di setiap titik itu, kita juga dibantu oleh Pusdokkes supaya melayani kesehatan anggota yang bertugas dan juga memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Mereka akan membentuk rumah oksigen, bisa dipakai untuk masyarakat dan anggota," tutup Kapolda.

Kapolres Tulungagung Turun Langsung Cek SPBU, Pastikan Distribusi BBM Tetap Lancar

 Tulungagung – Kapolres Tulungagung AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, S.I.K., melaksanakan patroli sekaligus mengecek ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Tulungagung, Senin (19/10/2026).





Dalam kegiatan tersebut, Kapolres memantau kondisi stok BBM, situasi antrean kendaraan, serta pelayanan kepada masyarakat. Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar sekaligus mengantisipasi potensi gangguan yang dapat memengaruhi aktivitas masyarakat.


Berdasarkan pemantauan di lapangan, meskipun masih terdapat antrean kendaraan di SPBU, situasi secara umum terpantau kondusif. Petugas juga terus melakukan pemantauan guna menjaga keamanan dan ketertiban selama masyarakat mengisi BBM.


Selain mengecek SPBU, Kapolres Tulungagung juga melaksanakan patroli Jogo Omah sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dengan warga, menyerap informasi, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Kapolres Tulungagung AKBP Wiwin Junianto Supriyadi menyampaikan bahwa patroli dan pengecekan secara langsung merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan pelayanan serta memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif.


“Melalui program Polisi Bersama Masyarakat, kami terus memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bersama. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap tertib saat mengantre, menggunakan BBM secara bijak, serta segera melaporkan apabila menemukan dugaan penyimpangan atau gangguan pelayanan,” ujar AKBP Wiwin.


Masyarakat yang mengetahui adanya dugaan penyimpangan maupun gangguan kamtibmas dapat menyampaikan laporan melalui Call Center Polri 110 atau mendatangi kantor polisi terdekat.


Melalui kegiatan patroli, pengecekan SPBU, dan program Jogo Omah, Polres Tulungagung berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjaga kelancaran aktivitas warga, serta mewujudkan Kabupaten Tulungagung yang aman, kondusif, bahagia, makmur, dan membanggakan.

Polres Probolinggo Gelar Minggu Kasih, Perkuat Sinergi dan Kedekatan Bersama Masyarakat

 PROBOLINGGO, - Polres Probolinggo Polda Jatim menggelar kegiatan Minggu Kasih melalui kunjungan silaturahmi sekaligus pengamanan ibadah di sejumlah Gereja yang ada di Kabupaten Probolinggo,Minggu (18/10/2026).



Kapolres Probolinggo, AKBP Asmida Rizki Siregar, menyatakan bahwa program ini menjadi bagian dari dedikasi kepolisian untuk memberikan jaminan keamanan bagi warga yang sedang beribadah.


Selain itu program Minggu Kasih juga merupakan upaya Polres Probolinggo Polda Jatim mempererat hubungan Polisi bersama masyarakat untuk menumbuhkan semangat toleransi antarumat beragama.


Kapolres Probolinggo menyatakan langkah tersebut juga mencerminkan filosofi "Polri Bersama Masyarakat" yang tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban tetapi juga aktif membangun komunikasi dan kepedulian sosial.


"Ini bagian dari komitmen kami selain memberikan layanan jaminan keamanan kepada warga yang melaksanakan ibadah juga membersamai masyarakat untuk berbagi kasih serta saling mendukung dan mendoakan sesama," kata AKBP Rizki di GBIS Shekinah Glory Family, Sukapura, Kabupaten Probolinggo, 


Kapolres Probolinggo menegaskan bahwa terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen warga tanpa memandang latar belakang suku, agama, ras, maupun golongan.


"Sinergi yang terjalin ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, khususnya di Kecamatan Sukapura dan Kabupaten Probolinggo pada umumnya," pungkas AKBP Rizki.


Sementara itu pengurus gereja di GBIS Shekinah Glory Family menyambut hangat kegiatan yang dilaksanakan oleh Polres Probolinggo Polda Jatim tersebut.


Menurut Pendeta GBIS Shekinah Glory Family,kegiatan Minggu Kasih Polres Probolinggo adalah salah satu wujud nyata Polri yang melayani, melindungi dan mengayomi.


"Kami berharap kebersamaan ini semakin memperkuat sinergi antara Polisi bersama masyarakat,” ujarnya.


Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.45 WIB ini berjalan dengan khidmat dan aman. Agenda tersebut turut dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polres Probolinggo, Kapolsek Sukapura, pengurus serta pendeta dan jemaat gereja yang hadir. (khan007)

Gerak Cepat Jajaran Polres Ponorogo dan Tim Gabungan Berhasil Kendalikan Karhutla di Pohgading

 PONOROGO – Sinergitas personel jajaran Polres Ponorogo Polda Jatim bersama instansi terkait dan relawan akhirnya berhasil mengendalikan kebakaran vegetasi di kawasan hutan milik Perhutani di lahan petak 46A di Dukuh Pohgading, Desa Ngendut, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, pada Sabtu (18/10/2026).



Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa melalui Kapolsek Balong AKP Triyono mengungkapkan, kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Api diperkirakan sempat membakar area hutan seluas kurang lebih 2 hektare sebelum akhirnya berhasil dipadamkan.


"Setelah menerima informasi adanya titik api, kami bersama personel Koramil, Perhutani, BPBD, pemerintah desa, serta warga setempat segera meluncur ke lokasi. Alhamdulillah, api berhasil kita kendalikan," kata AKP Triyono.


Kapolsek Balong AKP Triyono mengatakan, dalam proses lokalisasi api, petugas gabungan membuat sekat bakar guna membatasi perambatan ke area yang lebih luas.


"Pemadaman juga dilakukan secara manual menggunakan alat pemukul atau gepyok untuk mematikan api yang membakar tumpukan serasah, ranting, pohon bambu, dan semak belukar yang mengering," kata AKP Triyono.


Meskipun lokasi kebakaran hanya berjarak sekitar 300 meter dari pemukiman penduduk, kesigapan petugas memastikan api tidak merembet ke rumah warga. 


Peristiwa ini juga dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil pada harta benda milik warga.


Pascakejadian, AKP Triyono mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan di tengah kondisi vegetasi yang kering. 


Warga juga diminta tidak membakar sampah sembarangan atau membuka lahan dengan cara dibakar, serta segera melapor jika melihat kemunculan titik api. (khan007)

Bareskrim Polri dan BNN Kerahkan 462 Personel, Periksa Sejumlah Kelab Malam di Jakarta dan Tangerang

 JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) mengerahkan 462 personel untuk melakukan operasi penertiban narkotika di sejumlah kelab malam di Jakarta Timur, Pantai Indah Kapuk (PIK) 1, Penjaringan, Jakarta Utara, serta PIK 2, Kosambi, Tangerang. Operasi berlangsung pada Sabtu (17/10/2026) hingga Minggu (18/10/2026) dini hari.



Operasi gabungan tersebut dipimpin Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Kristian Parluhutan Siagian bersama Pelaksana Tugas Deputi Pemberantasan BNN Adri Irniadi. Total personel yang dikerahkan terdiri atas 146 personel Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, 95 personel Sabhara, 32 personel Provos, 29 personel Paminal, dan 160 personel BNN.


Kanit Subdit 3 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri AKBP Ivan Adhitira menjelaskan, personel dibagi menjadi dua kelompok operasi. Kelompok pertama bertugas di wilayah Jakarta Timur, sedangkan kelompok kedua menyasar kawasan PIK 1 di Penjaringan, Jakarta Utara, dan PIK 2 di Kosambi, Tangerang.


Dalam operasi tersebut, petugas memeriksa pengunjung serta sejumlah lokasi yang dicurigai berkaitan dengan penyimpanan narkotika. Tes urine dilakukan terhadap pengunjung yang kedapatan membawa barang bukti narkoba. Hasil pemeriksaan menunjukkan sembilan orang positif mengandung indikasi penggunaan etomidate dan amfetamin atau sabu berdasarkan tes urine.


“Sembilan orang terdiri dari tiga di Jakarta Timur dan enam di PIK. Mereka selanjutnya menjalani asesmen oleh BNN RI untuk menentukan apakah yang bersangkutan hanya pengguna atau terafiliasi jaringan narkoba,” kata Ivan.


Dalam kegiatan di PIK 1, tim gabungan tiba sekitar pukul 00.35 WIB. Petugas menyampaikan tujuan pemeriksaan kepada pengunjung, kemudian memeriksa orang, barang bawaan, meja, kursi, serta ruangan, termasuk area karaoke. Pemeriksaan terhadap pengunjung laki-laki dan perempuan dilakukan oleh petugas sesuai jenis kelamin.


Sementara itu, operasi di PIK 2, Kosambi, Tangerang, berlangsung sekitar pukul 02.40 WIB pada Minggu (18/10/2026). Di lokasi tersebut, petugas menemukan sejumlah pengunjung membawa cartridge pods, yang menurut laporan terdiri atas tiga warga negara asing asal Tiongkok dan dua perempuan warga negara Indonesia.


Sembilan orang yang hasil tes urinenya positif selanjutnya menjalani asesmen oleh BNN untuk menentukan penanganan lebih lanjut. Proses tersebut diperlukan guna menilai status masing-masing, termasuk apakah mereka merupakan pengguna atau memiliki keterkaitan dengan jaringan peredaran narkotika.


“Apabila hasil asesmen dari BNN RI yang bersangkutan adalah pengguna, maka kita wajib untuk melakukan rehabilitasi untuk mengobati mereka yang positif tersebut,” tutur Ivan.


Operasi gabungan ini menjadi bagian dari upaya penertiban dan pemeriksaan terhadap dugaan penyalahgunaan narkotika di tempat hiburan malam. Hasil asesmen dan pendalaman lebih lanjut akan menjadi dasar bagi penentuan langkah berikutnya sesuai status masing-masing orang yang diperiksa.

Minggu, 18 Oktober 2026

Perkuat Semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polresta Malang Kota Gelar Minggu Kasih

 MALANG KOTA — Polresta Malang Kota Polda Jatim terus mengintensifkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) berbasis kemitraan. 



Mengusung semangat "Polisi Bersama Masyarakat," Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setyo P.S. menggelar program Minggu Kasih di Gereja Katedral Ijen, Minggu (18/10).


Kunjungan silaturahmi bersama jajaran pejabat utama Polresta Malang Kota Polda Jatim ini bertujuan untuk menyerap aspirasi jemaat secara langsung sekaligus memperkuat sinergi lintas agama. 


Kehadiran rombongan kepolisian disambut hangat oleh Uskup M.G.R. Henricus Pidyarto Gunawan, O. Carm., dan Romo Petrus Prihatin Projo.


Dalam dialognya, Kombes Pol Danang menegaskan bahwa kamtibmas yang kondusif membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Warga diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan lingkungan.


“Mari bersama-sama menjaga diri dan meningkatkan kebersamaan guna membentengi wilayah dari potensi gangguan keamanan,” ujar Kombes Danang.


Guna mempercepat respons penanganan di lapangan, Kapolresta Malang Kota turut mensosialisasikan layanan darurat gratis melalui Call Center Polri 110 dan hotline Jogo Malang di nomor 0811-1272-000.


Melalui program Minggu Kasih yang digelar rutin secara bergilir ini, Polresta Malang Kota Polda Jatim berkomitmen menghadirkan pelayanan yang humanis. 


Langkah proaktif ini diharapkan mampu menjaga kepercayaan publik serta merawat keharmonisan dan situasi Kota Malang yang aman dan kondusif. (*)

Kapolres Probolinggo Kota Takziah ke Rumah Korban Karhutla Bromo, Beri Dukungan Moril dan Tali Asih

 KOTA PROBOLINGGO – Dukungan penuh dan kepedulian nyata ditunjukkan oleh jajaran Polres Probolinggo Kota Polda Jatim kepada keluarga almarhum Sefriel Ardiansyah, korban meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). 



Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Lucky Permana Putra, hadir langsung untuk menyampaikan rasa belasungkawa mendalam dan memberikan penguatan moril kepada pihak keluarga.


Aksi solidaritas ini diwujudkan melalui kunjungan takziah di kediaman keluarga almarhum yang berada di Perumahan Griya Yuniyani, Jalan Serayu, Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, pada Sabtu (17/10/2026).


Dalam kunjungan ini, AKBP Lucky didampingi oleh Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Wiwin Rusly, jajaran Pejabat Utama (PJU), serta para Kapolsek. 


Rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 12.20 WIB dan disambut langsung oleh ayah kandung almarhum, Lutfi, beserta pihak keluarga dan warga sekitar.


Setibanya di rumah duka, Kapolres Probolinggo Kota bersama rombongan membaur dengan warga untuk mengikuti pembacaan tahlil dan Surat Yasin guna mendoakan almarhum. 


Selain menyampaikan rasa duka cita secara langsung, AKBP Lucky juga menyerahkan tali asih sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.


"Atas nama pribadi, institusi, dan seluruh jajaran yang hadir, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum Sefriel Ardiansyah. Kami sangat memahami bahwa kehilangan ini merupakan ujian dan duka yang amat berat bagi keluarga," ujar AKBP Lucky.


Ia menambahkan, almarhum semasa hidupnya dikenal sebagai sosok yang ramah, baik hati, dan ringan tangan. Kesaksian positif ini juga diutarakan oleh para pengurus serta rekan-rekan atlet panjat tebing Kota Probolinggo yang mengenal dekat almarhum.


Kapolres Probolinggo Kota berharap keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. Ia pun mengajak seluruh pelayat yang hadir untuk tidak putus mengirimkan doa bagi almarhum.


"Semoga keluarga diberikan ketabahan. Mari kita bersama-sama mendoakan almarhum, karena doa adalah hadiah terbaik yang dapat kita persembahkan untuk beliau saat ini," tuturnya.


Sementara itu, Lutfi selaku ayah kandung almarhum, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian Kapolres Probolinggo Kota beserta jajarannya. 


Kehadiran pihak kepolisian dinilai menjadi kekuatan tersendiri bagi keluarga di tengah suasana duka.


"Kehadiran Bapak Kapolres bersama rombongan menjadi pelipur lara yang sangat berarti bagi kami. Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih atas perhatian, simpati, dan doa yang telah diberikan," ungkap Lutfi.


Di akhir pertemuan, Lutfi juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan almarhum semasa hidupnya. Ia berharap rekan kerja, sahabat, dan masyarakat dapat membukakan pintu maaf jika terdapat ucapan maupun perbuatan almarhum yang kurang berkenan. (khan007)

Rangkul Abang Becak, Polres Ponorogo Wujudkan Semangat 'Polisi Bersama Masyarakat' Tanpa Sekat

 PONOROGO – Polres Ponorogo Polda Jatim terus berkomitmen mewujudkan semangat "Polisi Bersama Masyarakat" melalui pendekatan yang humanis. Salah satunya ditunjukkan oleh Kapolres Ponorogo, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., yang turun langsung menyapa dan merangkul para abang becak di Kabupaten Ponorogo.



AKBP Damus Asa mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mempererat kedekatan Polisi dengan masyarakat serta membangun kepercayaan publik.


"Langkah ini menjadi bentuk perhatian nyata kepolisian terhadap para abang becak yang berjuang setiap hari demi keluarga," ungkap AKBP Damus Asa, Sabtu (17/10/2026).


Menurut AKBP Damus Asa, sebagai bagian integral dari warga Ponorogo, eksistensi para abang becak dan ojol dinilai sangat penting dalam menciptakan hubungan yang harmonis dengan Polri.


Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa menegaskan bahwa masyarakat adalah mitra utama Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). 


Oleh karena itu, kehadiran Polisi harus dapat dirasakan langsung tanpa sekat melalui pelayanan terbaik dan komunikasi yang terbuka.


“Bagi kami, masyarakat adalah mitra utama Polri. Kami ingin selalu hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, menjalin komunikasi yang baik, serta membangun kedekatan tanpa sekat," ujar AKBP Damus Asa.


Ia menambahkan bahwa para abang becak merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mereka patut mendapatkan perhatian dan penghormatan yang sama.


Melalui sinergi yang kuat ini, Kapolres Ponorogo berharap lingkungan di Kabupaten Ponorogo dapat selalu terjaga dalam situasi yang aman, damai, dan kondusif. 


Ia menekankan bahwa kondusivitas wilayah tidak akan tercapai tanpa adanya partisipasi aktif dari seluruh elemen warga.


“Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan serta partisipasi seluruh elemen masyarakat. Dengan kebersamaan, komunikasi, dan saling peduli, kita dapat mewujudkan Ponorogo yang aman, damai, dan kondusif,” tambahnya.


Pendekatan humanis yang konsisten dilakukan Polres Ponorogo ini membuktikan bahwa tugas kepolisian tidak melulu soal penegakan hukum. 


Lebih dari itu, Polri hadir untuk membangun kepercayaan publik lewat kepedulian yang nyata agar stabilitas kamtibmas dapat berjalan secara berkelanjutan. (khan007)

Polri Tambah Dukungan Personel Brimob Lintas Daerah untuk Penanganan Karhutla

 JAKARTA – Polri terus mengerahkan dukungan personel Korps Brimob dari berbagai daerah untuk membantu penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Terbaru, Satbrimob Polda Lampung memberangkatkan enam personel beserta dua unit kendaraan Armored Water Cannon (AWC) untuk melaksanakan tugas bantuan kendali operasi (BKO) Polda Sumatera Selatan, Sabtu (17/10/2026).



Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, pengerahan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri mengoptimalkan dukungan operasional dalam menghadapi karhutla, termasuk melalui penambahan personel dan peralatan yang dibutuhkan di lapangan.


“Polri mengerahkan personel dan sarana pendukung dari berbagai satuan kewilayahan untuk membantu penanganan karhutla sesuai kebutuhan di lapangan. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat upaya pemadaman, meningkatkan kesiapsiagaan, serta meminimalkan dampak kebakaran terhadap masyarakat dan lingkungan,” ujar Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).


Sebelumnya, pada Kamis (15/10/2026), Polri telah mengerahkan 200 personel tambahan dari Pasukan Brimob I Korbrimob Polri untuk membantu penanganan karhutla di Sumatera Selatan. Sementara itu, Polda Nusa Tenggara Barat juga mengirimkan 200 personel Brimob untuk mendukung penanganan karhutla di Kalimantan Tengah pada Jumat (16/10/2026).


Pengerahan dari sejumlah wilayah tersebut menunjukkan dukungan lintas satuan Polri dalam menghadapi karhutla di daerah yang membutuhkan penanganan intensif. Penempatan personel dan pelaksanaan tugas disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi di masing-masing wilayah.


Adapun enam personel Satbrimob Polda Lampung yang diberangkatkan ke Sumatera Selatan terdiri atas empat operator kendaraan AWC dan dua pengemudi.


Polri terus mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kemunculan titik api kepada petugas. Partisipasi masyarakat dan koordinasi lintas instansi diperlukan agar potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin sebelum meluas.

Polri Terus Perkuat Penanganan Karhutla, Tambahan Personel Brimob Dikirim dari Luar Daerah

 Jakarta — Polri memperkuat upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Sumatera Selatan melalui penebalan kekuatan personel Korps Brimob Polri. Sebanyak 200 personel tambahan dari Pasbrimob I Korbrimob Polri diberangkatkan untuk melaksanakan tugas bantuan kendali operasi (BKO) kepada Polda Sumatera Selatan dalam rangka Operasi Aman Nusa II.



Penambahan kekuatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan dan efektivitas penanganan karhutla, khususnya di wilayah yang membutuhkan dukungan personel serta peralatan operasional. Kehadiran pasukan tambahan diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan, pemantauan wilayah rawan, serta penanganan kebakaran bersama personel yang telah bertugas di lapangan.


Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penebalan personel merupakan bentuk komitmen Polri untuk memastikan penanganan karhutla berjalan secara optimal melalui penguatan kekuatan operasional di daerah.


“Penanganan karhutla membutuhkan kesiapsiagaan dan langkah yang terukur. Karena itu, Polri memperkuat personel di Sumatera Selatan melalui penambahan pasukan Brimob dari Korbrimob Polri. Penguatan ini diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan dan penanganan kebakaran secara lebih efektif, sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (16/10/2026).


Sebanyak 200 personel tambahan tersebut terdiri atas 100 personel yang diberangkatkan melalui jalur darat dari wilayah Lampung dan 100 personel dari wilayah Sumatera Utara melalui jalur udara. Pemberangkatan dilaksanakan pada Kamis (15/10/2026), dengan tujuan penugasan di wilayah Sumatera Selatan.


Selain personel, dukungan operasional turut disiapkan berupa kendaraan khusus, perangkat komunikasi, drone untuk membantu pemantauan, mesin pompa air, perlengkapan pencarian dan penyelamatan (SAR), alat pelindung diri, serta perlengkapan pendukung kesehatan. Kesiapan personel dan peralatan tersebut menjadi bagian penting untuk mendukung pelaksanaan tugas di lapangan, termasuk ketika menghadapi medan yang sulit dijangkau dan karakteristik lahan yang memerlukan penanganan khusus.


Penguatan ini melanjutkan upaya penanganan karhutla yang telah dilakukan Polda Sumatera Selatan melalui Operasi Aman Nusa II. Sebelumnya, Polda Sumsel juga telah mengerahkan personel untuk memperkuat penanganan di sejumlah wilayah prioritas, termasuk Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Musi Banyuasin, Banyuasin, dan Penukal Abab Lematang Ilir.


Dalam pelaksanaannya, penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman ketika api muncul, tetapi juga mencakup patroli, deteksi dini, pemantauan titik rawan, pencegahan meluasnya kebakaran, serta penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran secara melawan hukum.


Trunoyudo menegaskan bahwa upaya penanggulangan karhutla membutuhkan kerja bersama seluruh unsur, mulai dari aparat di lapangan, pemerintah daerah, instansi terkait, hingga masyarakat. Kecepatan dalam mendeteksi titik api dan mengambil tindakan awal menjadi faktor penting untuk mencegah kebakaran berkembang semakin luas.


“Penambahan personel ini bukan berdiri sendiri, melainkan bagian dari penguatan upaya penanganan yang telah berjalan. Polri terus mendorong kesiapsiagaan, respons cepat, dan sinergi dengan seluruh pihak terkait. Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan, karena menjaga lingkungan dari ancaman karhutla merupakan tanggung jawab bersama,” jelasnya.


Polri mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Informasi yang disampaikan sejak dini dapat membantu petugas melakukan pengecekan dan penanganan sebelum api meluas.


Melalui penebalan personel dan penguatan dukungan operasional, Polri berkomitmen mendukung penanggulangan karhutla secara berkelanjutan di Sumatera Selatan. Upaya tersebut sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, yakni memperkuat kolaborasi untuk melindungi keselamatan warga, menjaga kelestarian lingkungan, dan meminimalkan dampak kebakaran hutan dan lahan.

Kapolri: Pengabdian Polri Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

 JOMBANG – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa keberadaan Polri harus senantiasa berorientasi pada kepentingan masyarakat. Prinsip tersebut menjadi landasan bagi setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas, termasuk memberikan pelayanan dan mengawal pemenuhan hak-hak pekerja.



“Polisi memang sejatinya harus bersama masyarakat. Karena polisi berasal dari masyarakat. Dan tentunya tugas kita hari ini harus berbakti untuk masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kapolri dalam keterangannya di Jombang, Jawa Timur, Sabtu (17/10/2026).


Menurut Kapolri, pengabdian kepada masyarakat perlu diwujudkan melalui langkah konkret yang dapat dirasakan langsung manfaatnya. Salah satunya melalui kehadiran Desk Ketenagakerjaan Polri yang memberikan ruang bagi pekerja untuk menyampaikan pengaduan dan memperoleh fasilitasi dalam menghadapi persoalan ketenagakerjaan.


Peresmian Desk Ketenagakerjaan Polri tingkat Polres di Mapolres Jombang menjadi bagian dari perluasan akses pelayanan tersebut. Melalui layanan ini, pekerja diharapkan semakin mudah memperoleh informasi, menyampaikan permasalahan, serta mendapatkan fasilitasi dan koordinasi dengan instansi terkait sesuai kewenangan masing-masing.


Manfaat layanan Desk Ketenagakerjaan juga terlihat dari penanganan persoalan pekerja di Jawa Timur. Sepanjang Januari hingga Oktober 2026, Desk Ketenagakerjaan Polda Jawa Timur telah menerima 25 laporan dan membantu pemenuhan hak pekerja dengan nilai mencapai Rp8,20 miliar.


Capaian tersebut menunjukkan bahwa penanganan persoalan ketenagakerjaan tidak hanya berkaitan dengan proses pengaduan, tetapi juga menyangkut upaya membantu pekerja memperoleh haknya melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Dalam pelaksanaannya, Desk Ketenagakerjaan menjadi salah satu sarana untuk menjembatani komunikasi dan koordinasi antara pekerja, pemberi kerja, serta instansi terkait. Apabila ditemukan dugaan tindak pidana, penanganannya dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan Polri dan peraturan perundang-undangan.


Polri juga mendorong kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, organisasi pekerja atau buruh, serta pemangku kepentingan lainnya agar penyelesaian persoalan ketenagakerjaan dapat berjalan secara proporsional. Upaya ini diharapkan turut mendukung terciptanya hubungan industrial yang harmonis sekaligus memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak.


Perluasan Desk Ketenagakerjaan hingga tingkat Polres menjadi langkah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan akses yang semakin terbuka, pekerja diharapkan tidak ragu mencari informasi maupun menyampaikan pengaduan ketika menghadapi persoalan terkait hak-haknya.


Komitmen tersebut sejalan dengan prinsip Polisi Bersama Masyarakat. Dan tercapainya Pelayanan yang mudah dijangkau, respons terhadap kebutuhan publik, serta sinergi dengan berbagai pihak menjadi bagian dari upaya mewujudkan pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Sabtu, 17 Oktober 2026

Silaturahmi dengan Ulama se-Jatim, Kapolri Ajak Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

 SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono mendampingi kunjungan kerja Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam kegiatan Silaturahmi Kamtibmas Kapolri bersama Ulama se-Jawa Timur di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim, Sabtu (17/10/2026).




Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur, Pejabat Utama Mabes Polri, Pejabat Utama Polda Jawa Timur, para Kapolres jajaran Polda Jawa Timur, serta para ulama dan kiai dari berbagai wilayah di Jawa Timur.

Silaturahmi tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Polri dan para ulama sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jawa Timur.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan doa bersama untuk Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang berulang tahun ke-75 pada 17 Oktober 2026, serta doa bagi kelancaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang memasuki dua tahun masa pemerintahan.

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyampaikan bahwa kunjungannya ke Polda Jawa Timur menjadi kesempatan untuk menjalin dan mempererat silaturahmi dengan para ulama, kiai, tokoh senior, serta jajaran Forkopimda Jawa Timur.

“Tujuan saya berkunjung ke Polda Jawa Timur tentunya untuk menjalin silaturahmi bersama ulama, para kiai, para sepuh, dan juga jajaran Forkopimda Jawa Timur,” ujar Jenderal Suyudi.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga memohon doa dan dukungan para ulama serta seluruh elemen masyarakat agar Polri dapat menjalankan tugas secara optimal, khususnya dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan tugas kepolisian harus senantiasa mengedepankan penegakan hukum yang berkeadilan.

“Kami memohon doa dan dukungan agar bisa melaksanakan tugas dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat, serta melakukan upaya-upaya penegakan hukum yang berkeadilan di wilayah ini,” katanya.


Kapolri juga memberikan arahan kepada jajaran Polda Jawa Timur agar terus membangun kerja sama yang kuat, mulai dari tingkat pimpinan hingga personel di lapangan.

Menurutnya, sinergi dengan tokoh agama, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas.

Ia mengingatkan seluruh jajaran agar menjalankan tugas dengan semangat kebersamaan sesuai slogan Polri, yakni “Polisi Bersama Masyarakat”.

“Kita menyadari bahwa polisi berasal dari masyarakat. Kita lahir untuk masyarakat, kita bekerja dengan tulus untuk masyarakat dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara, khususnya di wilayah Jawa Timur,” tutur Kapolri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga mengajak insan pers untuk terus berkontribusi melalui penyampaian informasi yang cepat dan positif. Ia turut membuka ruang bagi kritik, masukan, dan saran sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.

“Kalau ada hal-hal yang dirasa menjadi gangguan ataupun pelayanan kita yang kurang maksimal, berikan masukan dan saran agar kita bisa lebih baik lagi dalam bekerja,” ujarnya.

Kapolri turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Jawa Timur atas dukungan dan kerja sama yang selama ini terjalin dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Menurutnya, sinergi antara Polri, ulama, pemerintah daerah, media, dan seluruh elemen masyarakat merupakan bagian penting dalam memelihara situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

Melalui Silaturahmi Kamtibmas tersebut, komunikasi dan kolaborasi antara Polri dan para ulama diharapkan semakin kuat sehingga upaya menjaga kerukunan, persatuan, serta kondusivitas di Jawa Timur dapat terus terpelihara.

Kapolri Ziarah ke Makam Marsinah dan Kunjungi Museum di Nganjuk

 NGANJUK – Kapolri Jenderal Polisi Prof. Dr. H. Suyudi Ario Seto berziarah ke makam Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (17/10/2026). Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kapolri juga mengunjungi museum yang mengabadikan perjalanan dan perjuangan Marsinah.




Kapolri didampingi Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea.


Setibanya di lokasi makam, Kapolri bersama rombongan mengikuti doa bersama dan melakukan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada Marsinah yang dikenal sebagai salah satu tokoh dalam sejarah perjuangan hak-hak pekerja di Indonesia.


Usai berziarah, Kapolri bersama rombongan melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.


Dalam kunjungan tersebut, Kapolri meninjau sejumlah bagian museum yang menyimpan dokumentasi serta informasi mengenai perjalanan hidup dan perjuangan Marsinah. Keberadaan museum tersebut diharapkan menjadi ruang edukasi sejarah bagi masyarakat, khususnya dalam memahami perjalanan perjuangan pekerja serta nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.


Kompleks Museum Ibu Marsinah sebelumnya telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada 16 Mei 2026.


Ziarah dan kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Kapolri di Jawa Timur sekaligus momentum untuk terus membangun komunikasi dan kedekatan dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan pekerja.


Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di Kabupaten Nganjuk, Kapolri beserta rombongan melanjutkan perjalanan menuju Surabaya.

Kawal Hak Pekerja, Kapolri Resmikan Desk Ketenagakerjaan Polri Tingkat Polres di Jombang

 JOMBANG – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto meresmikan Desk Ketenagakerjaan Polri tingkat Polres di Mapolres Jombang, Jawa Timur, Sabtu (17/10/2026).



Peresmian tersebut merupakan bagian dari upaya Polri memperkuat pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya para pekerja, melalui penyediaan ruang konsultasi, pengaduan, fasilitasi, serta koordinasi terkait berbagai persoalan ketenagakerjaan sesuai dengan kewenangan Polri dan ketentuan peraturan perundang-undangan.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Pejabat Utama Mabes Polri, jajaran Forkopimda Jawa Timur, Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan sekaligus Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, serta perwakilan berbagai serikat pekerja/buruh.


Dalam kesempatan yang sama, Kapolri menyerahkan 1.000 paket bantuan sosial berupa sembako kepada para pekerja.


Kapolri juga meninjau pelaksanaan bakti kesehatan gratis yang menyediakan berbagai layanan, antara lain pemeriksaan mata, laboratorium dasar, tekanan darah, rekam jantung (EKG), pemeriksaan THT, serta pemberian obat-obatan bagi pekerja yang membutuhkan.


Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa perluasan Desk Ketenagakerjaan hingga tingkat kewilayahan merupakan wujud komitmen Polri untuk memberikan pelayanan serta mengawal perlindungan hak-hak pekerja.


“Hari ini kita baru saja meresmikan Desk Ketenagakerjaan tingkat kewilayahan. Layanan ini diluncurkan secara serentak pada 35 kesatuan kewilayahan di bawah naungan 14 Polda,” ujar Kapolri.


Kapolri menjelaskan, Desk Ketenagakerjaan diharapkan menjadi salah satu kanal bagi pekerja untuk memperoleh konsultasi, menyampaikan pengaduan dan aspirasi, serta mendapatkan fasilitasi dan koordinasi dengan instansi terkait sesuai kewenangan masing-masing.


Desk tersebut juga dapat menindaklanjuti apabila dalam suatu permasalahan ketenagakerjaan ditemukan adanya dugaan tindak pidana yang menjadi kewenangan kepolisian.


“Ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan keadilan bagi para pekerja. Kami ingin memastikan hak-hak mereka terlindungi dengan baik,” tegas Jenderal Suyudi.


Kapolri mengungkapkan, sejak tahun 2025 hingga Oktober 2026, Polri telah memfasilitasi 10.973 pekerja untuk kembali mendapatkan mata pencaharian. Selain itu, melalui sinergi dengan berbagai pihak, pemenuhan hak-hak finansial pekerja yang sebelumnya tertahan juga berhasil difasilitasi dengan nilai mencapai Rp70,28 miliar.


Menurut Kapolri, capaian tersebut tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi pekerja/buruh, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.


Sinergi tersebut perlu terus diperkuat agar perlindungan terhadap pekerja dapat berjalan beriringan dengan keberlangsungan dunia usaha serta terciptanya hubungan industrial yang harmonis.


“Kami terus bersinergi agar perlindungan buruh dan keberlanjutan bisnis tetap seimbang. Harapan kami, Desk Ketenagakerjaan di Polres Jombang serta Polres lainnya dapat menjadi pilot project bagi pengembangan layanan serupa di seluruh pelosok Tanah Air,” imbuhnya.


Sementara itu, Presiden KSPSI sekaligus Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan, Andi Gani Nena Wea, menyampaikan apresiasi atas komitmen Kapolri dalam memperluas pelayanan Desk Ketenagakerjaan hingga tingkat kewilayahan.


“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolri. Hanya dalam waktu delapan hari, beliau langsung mengeksekusi langkah konkret ini hingga Desk Ketenagakerjaan resmi beroperasi hari ini,” ungkap Andi Gani.


Menurut Andi Gani, keberadaan Desk Ketenagakerjaan dapat membantu mempercepat fasilitasi dan koordinasi dalam penanganan berbagai persoalan yang dihadapi pekerja.


Ia mencontohkan sejumlah persoalan ketenagakerjaan yang telah berlangsung cukup lama dan kemudian memperoleh titik terang melalui fasilitasi serta koordinasi antara Polri dengan para pemangku kepentingan terkait.


Dengan hadirnya pelayanan hingga tingkat Polres, pekerja diharapkan semakin mudah menyampaikan pengaduan maupun memperoleh informasi ketika menghadapi persoalan terkait hak-haknya.


“Dengan adanya pos pelayanan di tingkat Polres, ruang bagi buruh untuk mengadu menjadi lebih terbuka lebar, terutama ketika hak-hak konstitusional mereka dirampas atau tidak dipenuhi sesuai regulasi yang berlaku,” kata Andi Gani.


Melalui peresmian Desk Ketenagakerjaan Polri tingkat Polres di Jombang, diharapkan sinergi antara Polri, pemerintah, dunia usaha, serta pekerja/buruh semakin kuat dalam mendukung perlindungan pekerja, kepastian hukum, hubungan industrial yang harmonis, serta iklim investasi yang kondusif. (khab007)

Perkuat Sinergi Ulama dan Umara, Kapolri Silaturahmi ke Ponpes Tebuireng dan Ziarah Makam Gus Dur

 JOMBANG – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melaksanakan silaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng sekaligus berziarah ke makam Presiden ke-4 Republik Indonesia, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (17/10/2026).



Kapolri beserta rombongan tiba di Ponpes Tebuireng sekitar pukul 12.15 WIB dan disambut langsung oleh Pengasuh Ponpes Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz.


Kunjungan tersebut menjadi bagian dari silaturahmi Polri dengan kalangan ulama dan pesantren dalam mempererat hubungan serta memperkuat sinergi untuk bersama-sama menjaga persatuan, kerukunan, dan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.


Setibanya di lingkungan Ponpes Tebuireng, Kapolri terlebih dahulu menunaikan ibadah Salat Zuhur di masjid pondok. Selanjutnya, Kapolri bersama rombongan menuju kompleks pemakaman untuk berziarah ke makam KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolri bersama rombongan memanjatkan doa dan melakukan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada Gus Dur, salah satu tokoh bangsa yang dikenal memiliki peran penting dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan, demokrasi, toleransi, dan keberagaman.


Silaturahmi ke Ponpes Tebuireng dan ziarah ke makam Gus Dur juga menjadi momentum untuk terus memperkuat hubungan antara Polri dengan para ulama, tokoh agama, serta lingkungan pesantren.


Sinergi ulama dan umara memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat, sekaligus bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.


Melalui komunikasi dan silaturahmi yang terus terjalin, Polri berkomitmen membangun kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk para ulama dan kalangan pesantren, dalam menjaga kebersamaan, toleransi, serta keutuhan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Polisi Bersama Masyarakat : Polres Pasuruan Sambangi Rumah Duka Korban Karhutla TNBTS

 PASURUAN – Kapolres Pasuruan AKBP Irawan Prasetyo menunjukkan kepedulian nyata terhadap warganya yang tertimpa musibah, dengan menyambangi rumah duka korban yang meninggal dunia akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).



Kapolres Pasuruan AKBP Irawan Prasetyo yang idampingi beberapa pejabat utama Polres Pasuruan dan Kapolsek Tosari Iptu Sumbut,tiba di rumah duka almarhum Sukaris di RT 04 RW 02, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, sekitar pukul 20.30 WIB, Jumat (16/10/2026).


Kehadiran pimpinan Polres Pasuruan Polda Jatim bersama rombongan ini bertujuan untuk menyampaikan belasungkawa yang mendalam sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.


Dalam suasana duka tersebut, AKBP Irawan Prasetyo menyampaikan rasa kehilangan dan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang merenggut nyawa korban. 


Sebagai bentuk empati dan kepedulian institusi Polri, Kapolres Pasuruan juga menyerahkan santunan secara langsung kepada pihak keluarga almarhum untuk membantu meringankan beban di masa-masa sulit ini.


“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” ujar AKBP Irawan Prasetyo.


Bagi Polres Pasuruan Polda Jatim, penanganan bencana tidak hanya sebatas pada proses evakuasi korban dan pengamanan lokasi kejadian di lapangan. Perhatian dan pendampingan terhadap psikologis keluarga korban yang sedang berduka juga dinilai sebagai bagian krusial dari tugas kemanusiaan mereka.


“Kami ingin hadir di tengah keluarga yang sedang berduka dan memberikan dukungan agar mereka tetap kuat menghadapi cobaan ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkap malam, AKBP Irawan Prasetyo.


Sebelumnya, Kapolres Pasuruan bersama tim gabungan telah terlibat aktif dalam proses penanganan dan evakuasi korban langsung di lokasi karhutla kawasan TNBTS.Kunjungan ke rumah duka ini juga merupakan bagian aksi kemanusiaan tersebut. 


Langkah ini sekaligus mencerminkan semangat "Polisi Bersama Masyarakat", di mana Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan memberikan perlindungan hukum, tetapi juga hadir merangkul dan membersamai masyarakat di kala kedukaan melanda. (khan007)

Polisi Bersama Masyarakat: Polres Jember Gandeng Sekolah Tegaskan Bijak Bermedsos dan Stop Bullying

  JEMBER – Sekolah harus menjadi ruang aman yang bebas dari rasa takut dan penindasan. Semangat memutus rantai perundungan (bullying) inilah...